kalbar

Berada di Wilayah Separatis Bersenjata di Myanmar, KBRI Kesulitan Datangi Lokasi 11 PMI Asal Singkawang

Sabtu, 29 April 2023 | 15:24 WIB
ilustrasi TKI asal Singkawang disiksa di Myanmar. (dok. Istimewa).

YOKALBAR - Sebanyak 11 warga asal Kota Singkawang terjebak di Negara Myanmar sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Mereka tidak dapat pulang ke Indonesia, pasalnya menurut pihak keluarga, mereka ditahan oleh bos tempat mereka bekerja.

Lebih mengkhawatirkan lagi, lokasi tempat mereka bekerja tersebut merupakan wilayah yang dikuasai separatis bersenjata.

Baca Juga: Cerita Devi, Mahasiswi Cantik yang Rasakan Pengalaman Pertama Bikin Paspor di Kantor Imigrasi Singkawang

Penjabat Wali Kota Singkawang, Sumastro menyebutkan pihak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) kesulitan untuk masuk ke lokasi mereka.

"Lokasi mereka itu di wilayah yang dikuasai separatis bersenjata. KBRI kesulitan di situ," ucap Sumastro, Sabtu 29 April 2023.

Kejadian ini membuat pihak keluarga cemas dan khawatir dengan kondisi para PMI asal Singkawang tersebut.

Baca Juga: Waspadai Wartawan Gadungan yang Kerap Memeras dan Mengancam

Berderai air mata pihak keluarga, memohon bantuan kepada Sumastro agar dapat membantu memulangkan keluarga mereka di Myanmar ini.

Sumastro, saat bertemu langsung di rumah salah satu keluarga mereka, menenangkan para keluarga tersebut.

Ia mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan KBRI terkait upaya-upaya memulangkan para PMI ini.

Baca Juga: Pak Ivan Angkat Bicara Soal 11 TKI Asal Singkawang Diduga Disiksa di Myanmar, Ternyata Pernah Minta Bantuannya

"Kami terus berusaha agar warga Singkawang di Myanmar ini bisa pulang dengan selamat," ucap Sumastro. (*)

Tags

Terkini