"Akibatnya bisa panjang berkaitan dengan hal lainnya, harusnya kita bisa maju 5 langkah tetapi hanya bisa 3 langkah, karena hanya puas dengan capaian yang biasa saja. Tidak ada yang tidak bisa kita capai jika sistem kerja kita sudah baik, bekerjalah dengan data yang terupdate. Kita kadang tidak pernah melakukan evaluasi (program) apa yang telah kita buat sendiri. Harus ada tolak ukurnya," pinta Sutarmidji.
Di akhir pidatonya, Gubernur Sutarmidji berharap agar Kepala OPD dapat mengikuti ritme dari program dan mengevaluasi program yang telah dibuat agar berjalan dengan baik.
"Kalau saudara (Kepala OPD) mengikuti program itu, maka dimana ada hambatan atau ada masalah, kita sudah tahu dimana letak masalah itu. Itulah tugas seorang atasan, tugas pimpinan puncak OPD," tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Program Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Leadership For Future, Ramdani, S.T., M.M., C.T., CPEC, CH.t., dan Manajer Area Bisnis (ESQ) Kaltim dan Kalbar, Abri, S.T., C.T., CPEC., CMEH.t., beserta seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kalbar