Oleh sebab itu, apabila sampah-sampah tersebut masuk ke water intake PLTU, maka akan dapat merusak berbagai peralatan seperti pipa, pompa, filter akibat tersumbat oleh sampah.
"Dampaknya unit kami bisa stop, dan pada akhirnya kami tidak bisa memproduksi listrik,"
terang Berlison Haloho.
Terlebih lagi, lanjut Berlison, PLTU Bengkayang ini merupakan objek vital nasional sebagai salah satu pembangkit listrik yang vital di Provinsi Kalimantan Barat. (*)