kalbar

10 Hal Menarik dari Kota Singkawang, Dari Hongkong Van Borneo Hingga Lokasi Syuting Film

Rabu, 28 Juni 2023 | 19:56 WIB
destinasi wisata di Kota Singkawang (yokalbar)

Salah satu fakta unik tentang Kota Singkawang adalah keberadaan tempat ibadah yang berdampingan. Wihara Tri Dharma Bumi Raya yang berseberangan dengan Masjid Raya Singkawang menjadi simbol kerukunan antar umat beragama di Singkawang.

 

Wihara yang juga dikenal dengan sebutan Pekong Toa ini sudah berusia lebih dari 200 tahun dan selalu menjadi pusat perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Sementara itu, Masjid Raya Singkawang didirikan pada tahun 1885 dan kemudian direnovasi pada tahun 1936. Menariknya, masjid ini merupakan salah satu masjid terbesar di Kota Singkawang.

 Baca Juga: Tilang Manual Diberlakukan Lagi di Singkawang, Kasatlantas: Agar Masyarakat Semakin Tertib

  1. Kerukunan Antaragama

 

Kota Singkawang setidaknya telah tiga kali dinobatkan sebagai Kota tertoleran di Indonesia oleh Setara Institute.

Penghargaan ini diberikan karena kehidupan masyarakatnya yang harmonis dalam perbedaan. Mayoritas penduduk Singkawang adalah suku Melayu, Tionghoa, dan Dayak. Meskipun demikian, perayaan hari raya agama selalu meriah di Singkawang.

 

  1. Patung Naga di Pusat Kota

 

Fakta menarik lain tentang Singkawang adalah adanya patung naga di persimpangan Jalan Kepol Mahmud dan Jalan Niaga. Patung ini menghadap ke atas, bukan ke samping seperti patung umumnya.

 

Masyarakat setempat percaya bahwa toko yang berhadapan dengan patung naga akan membawa nasib buruk. Dengan menghadap ke atas, patung ini melambangkan kekuatan dan keberuntungan bagi orang-orang di sekitarnya.

 

  1. Rumah Tionghoa Tertua

 

Tidak jauh dari Wihara Tri Dharma Bumi Raya atau Pekong Toa, terdapat rumah tertua yang dimiliki oleh keturunan Tionghoa, yaitu Rumah Marga Tjhia. Rumah ini konon dibangun pada tahun 1901 oleh keturunan langsung Xie Shou Shi (Tjhia Siu Si).

Halaman:

Tags

Terkini