kalbar

Uniknya Kelenteng "Fuk Tet Chi" di Singkawang, Berbahan Dasar Kayu Ulin Hingga Berusia 200 Tahun Lebih

Minggu, 9 Juli 2023 | 17:16 WIB
Kelenteng Fuk Tet Chi di Kelurahan Pajintan, Singkawang. (dok. Sulandra).

Serta Pembimbing Masyarakat Khonghucu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Rachmatullah dan seorang pengusaha sukses asal Kota Singkawang, Thony Haryadi.

Kepada wartawan, Plt. Camat Singkawang Timur, Marolop Sianturi berharap kehadiran Kelenteng Fuk Tet Chi yang berada di Jalan Sabo, Kelurahan Pajintan, Kecamatan Singkawang Timur bisa menjadi salah satu ikon destinasi wisata religius di Kota Singkawang.

Baca Juga: Ariska Ingatkan Kepala Desa Larang Ikut Kampanye Pemilu 2024

Kelenteng Fuk Tet Chu di Kelurahan Pajintan, Singkawang. (dok. Sulandra).

"Bangunan Kelenteng Fuk Tet Chi ini begitu unik sekali. Ini bisa menambah objek wisatana religi di Kecamatan Singkawang Timur," terang Marolop.

Sementara itu, Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Provinsi Kalbar, Sutadi mengatakan, kemungkinan bangunan Kelenteng Fuk Tet Chi Singkawang merupakan satu-satunya kelenteng yang berbahan dasar kayu khuausnya di Singkawang.

"Bangunannya termasuk unik karena kayu ulin saat ini sangat sulit untuk didapatkan," katanya.

Baca Juga: Sinaga Ada Band Sukses Hibur Fans Di Pekan Raya Mensere, Hingga Di Kejar Para Janda

Dengan adanya bangunan kelenteng yang unik ini kepada umat Khonghucu di Singkawang Timur dapat melaksanakan ibadahnya dengan tepat sebagaimana mestinya.

Peresmian Kelenteng Fuk Tet Chu di Kelurahan Pajintan, Singkawang. (dok. Sulandra).

"Diharapkan masyarakat yang beragama Khonghucu merasa terlindungi dengan masalah keselamatan dan rejeki," harapnya.

Di tempat yang sama, Pembimbing Masyarakat Khonghucu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Rachmatullah mengatakan kehadiran kelenteng tersebut dapat menambah keimanan dan ketaqwaan bagi umat Khonghucu.

Baca Juga: Ruko Indomaret di Singkawang Nyaris Terbakar, Polisi Dalami Penyebabnya

"Diharapkan sesama umat Khonghucu khususnya di Singkawang Timur bisa bertemu, bersilaturahmi dan saling memberikan informasi-informasi yang baik di tempat ibadahnya," katanya

Halaman:

Terkini