YOKALBAR - Mistohizzaman, Direktur Eksekutif INFID mengatakan, Festival HAM menjadi sebuah bentuk sikap dari organisasi masyarakat sipil, Komnas HAM dan Pemerintah untuk menyampaikan apresiasi atas capaian-capaian pengakan dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia.
"Hal-hal ini terus diupayakan dengan tidak melupakan beban-beban pekerjaan Pemerintahan di Indonesia," terang Mistohizzaman.
Baca Juga: Komnas HAM Ungkap Alasan Singkawang Dipilih Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2023
Kota Singkawang, lanjut Mistohizzaman, dipilih sebagai tuan rumah karena prestasinya yang konsisten meraih peringat pertama sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia.
"Prestasi-prestasi seperti ini yang bisa menjadi pengungkit bagi kota-kota lain untuk lebih ramah HAM," terangnya. (*)