YoKalbar – Barisan perahu hias mempercantik sungai Sambas saat Festival Muare Ulakan Kota Sambas, Minggu (5/2) malam. Alhasil, masyarakat memenuhi tepian sungai yang menjadi rute kegiatan untuk menyaksikan.
Karnaval secara resmi dilepas Bupati Sambas, H Satono dan dihadiri Danlantamal XII/Pontianak, Laksma TNI Dr Suharto SaH Msi (Han), Wadanlantamal XII/Pontianak, Yang Mulia Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, Sekda Sambas, Forkopimda Sambas, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, sejumlah kepala OPD, Presiden Fogoromas Budianto, Ketua Magabutri Kabupaten Sambas Siat Cin Cung alias Atonk, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Baca Juga: Pembukaan Cap Go Meh Singkawang Di Hadiri Erick Thohir dan Moeldoko
“38 Perahu ambil bagian dalam kegiatan yang perdana digelar di Kabupaten Sambas,” kata Pemrakarsa kegiatan Kapal Hias yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana. Diharapkan, ini menjadi agenda rutin dalam rangka mempromosikan Kabupaten Sambas.
Diakuinya, pawai perahu hias ini, lahir berlatar belakang kegiatan festival CGM. Dimana, Karnaval Kapal Hias menjadi pelengkap dari kegiatan yang dilaksanakan di Kota Singkawang dan Kecamatan Pemangkat. “Tanggal pelaksanaan pun disesuaikan dengan Singkawang dan Pemangkat, dengan harapan, wisatawan yang ke Singkawang, Pemangkat dan selanjutnya ke Kota Sambas, untuk menyaksikannya perahu hias. Sehingga kami sifatnya ingin melengkapi apa yang sudah ada di Singkawang dan di Pemangkat,” kata politisi PKB Sambas.
Baca Juga: Ajukan Ke Kemenparekraf, Festival CGM Jadi Agenda Wisata
Danlantamal XII/Pontianak, Laksma TNI Dr Suharto SH Msi (Han) mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Sungai Sambas. Ini menjadi bentuk kebersamaan yang ada di Kabupaten Sambas.
Bupati Sambas, H Satono mengatakan kunci keberhasilan pembangunan daerah, adalah sinergi, menyatunya seluruh elemen. “Hal inilah yang dibuktikan malam ini. Ini nuansa kebersamaan untuk menggali potensi budaya yang belum tergali,” katanya. Kemudian tak sebatas festival, tapi ada tujuan dibalik semua ini. Yakni bagaimana membangkitkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sambas. “Ini tak sebatas festival, tapi ada yang tersembunyi, yakni sesuai amanah Presiden RI kepada seluruh kepala daerah, bagaimana roda perekonomian masyarakat berkembang paska pandemic, hal ini tentu menjadi harapan semua pihak,” katanya.(*)
Artikel Terkait
Danlantamal Lepas Pawai, Penonton Dapat Angpao
Ajukan Ke Kemenparekraf, Festival CGM Jadi Agenda Wisata