WNI Diduga Diculik di Malaysia, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Jumat, 29 September 2023 | 21:07 WIB
Kadiv Hubinter Polri, Irjen Krishna Murti. (istimewa)
Kadiv Hubinter Polri, Irjen Krishna Murti. (istimewa)

YOKALBAR - Seorang wanita Warga Negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban penculikan ketika berlibur di Malaysia.

Demi mengungkap dugaan penculikan ini, Polri berkoordinasi dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM).

Kadiv Hubinter Polri, Irjen Krishna Murti menerangkan, kerjasama ini juga melibatkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang.

Baca Juga: Kapolda Aceh Bersama 59 Pati dan Pamen Polri Dirotasi Hingga Dimutasi Tahun 2023 Ini

"Kami berkoordinasi dengan Kepolisian Malaysia dan KBRI serta KJRI Penang untuk menindaklanjuti permasalahan ini dan membuat terang peristiwanya," ujar Krishna Murti.

Krishna menjelaskan, kasus ini memerlukan kerjasama lintas negara karena insiden penculikan dan penyiksaan terjadi di Malaysia, dengan para pelaku berasal dari Malaysia. Hal ini membuat Polri tidak dapat mengusut kasus ini secara mandiri.

Dalam konteks motif peristiwa ini, lanjut Krishna penculikan tidak hanya didorong oleh tebusan uang. Ada latar belakang bisnis yang melibatkan suami korban.

Baca Juga: Diperiksa Polisi Terkait Judi Online, Yuki Kato: Aku Bantu Teman-teman Penyidik

Namun, karena perbedaan dalam sistem penyidikan antara Indonesia dan Malaysia, ia tidak memberikan detail lebih lanjut.

Yang terpenting lanjutnya, adalah bahwa korban seorang WNI berusia 36 tahun asal Medan, telah selamat.

Sementara proses penyelidikan masih berlangsung, dengan semua pihak bekerja sama dengan otoritas Malaysia untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik kasus ini.

Baca Juga: Demi Tujuan Ini, Polri Menggandeng Ustadz Kondang Das'ad Latif

"Dia bukan penculikan yang murni minta tebusan ya, ini ada latar belakang lain urusan bisnis antara pelaku dengan keluarga korban, suami korban. Saya tidak bisa detailnya, karena sistem penyidikan Malaysia berbeda dengan Indonesia," jelasnya.

"Namun semua sedang didalami. Tapi yang terpenting, warga negara tersebut sudah selamat. Nanti kita tindaklanjuti semuanya. Sedang dikoordinasikan dengan otoritas Malaysia," lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X