Bakal Dihadiri 500 Peserta se-Indonesia, Festival HAM Nasional 2023 di Singkawang Dipastikan Meriah

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Rabu, 18 Oktober 2023 | 19:49 WIB
Konferensi pers Festival HAM Nasional tahun 2023 di Kota Singkawang. (istimewa)
Konferensi pers Festival HAM Nasional tahun 2023 di Kota Singkawang. (istimewa)

 

YOKALBAR - Kota Singkawang siap melaksanakan Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2023 pada 17-19 Oktober 2023. Lebih dari 500 peserta dan undangan direncanakan hadir dari berbagai penjuru Indonesia dan luar negeri. Festival HAM akan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat hingga daerah lainnya, juga tamu perwakilan dari negara sahabat.

Festival HAM 2023 mengangkat tema “Bersatu Menjaga Martabat Manusia Indonesia yang Adil, Toleran, dan Inklusif”. Pemilihan tema besar ini karena relevan dengan kondisi Indonesia saat ini yang memerlukan peningkatan gema narasi-narasi keberagaman dan dapat merepresentasikan kearifan lokal tuan rumah, serta cita-cita untuk mendorong dan meyakinkan masyarakat yang adil, toleran, dan inklusif, baik di Indonesia maupun di dunia.

“Festival HAM ini adalah wujud dari komitmen bersama kita untuk menghormati dan melindungi hak asasi manusia untuk semua warga negara tanpa seorangpun yang tertinggal, no one left behind”, kata Siti Ruhaini Dzuhayatin, Tenaga Ahli Utama Bidang HAM KSP, Senin (16/10/2023).

Baca Juga: Kubu Raya dan Kota Pontianak Meraih Gelar Juara Di Kejurda Junior Voli Pantai

Selama 3 hari, gelaran Festival HAM akan menghadirkan 4 diskusi pleno dan 9 diskusi paralel, dialog orang muda, kunjungan ke sejumlah tempat yang memiliki makna penting terkait HAM, deklarasi Festival HAM, kampanye toleransi, sosialisasi anti-bullying, pertunjukan seni, hingga pameran produk dan kuliner lokal.

Hasil diskusi di semua sesi tersebut menjadi rumusan deklarasi yang berisi gambaran situasi kondisi HAM, temuan saat diskusi, dan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

Harapannya, deklarasi rekomendasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah daerah dan pusat.

Baca Juga: Open Turnamen Bola Voli Pantai Putri Landak Raih Juara 1

Menariknya, masyarakat luas juga akan diajak untuk merasakan dan mempelajari langsung makna toleransi dan inklusivitas yang menjadi tema besar festival ini. Hal ini dilakukan melalui kegiatan jalan-jalan ke tempat-tempat yang mencerminkan toleransi dan keberagaman yang kental di Kota Singkawang, yaitu area Masjid Raya dan Pekong Tua. Selain itu, ratusan anak sekolah dan publik lainnya akan mengikuti toleransi kampanye dan sosialisasi anti-bullying sebagai bentuk penanaman nilai HAM sejak dini pada anak bangsa.

Festival HAM merupakan forum berbagi pengalaman praktik baik dalam penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM yang diselenggarakan pada suatu daerah sebagai tuan rumah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), dan Kantor Staf Presiden (KSP) RI, bersama Pemerintah Kota Singkawang dalam rangka mengekspresikan kebijakan dan praktik HAM di daerahnya.

Baca Juga: PBVSI Ketapang : 66 Tim Peserta Sukseskan Kejurda Junior Dan Open Turnamen Voli Pantai

Terpilihnya Kota Singkawang sebagai tuan rumah Festival HAM merupakan hasil perjuangan segenap pemangku kepentingan dan masyarakat di Kota Singkawang menjadikan Kota Singkawang sebagai kota yang menempati peringkat pertama Indeks Kota

Toleran (IKT) hasil survei SETARA Institute pada 2022. Festival ini juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan Kota Singkawang lebih luas kepada masyarakat setanah air dan dunia internasional. Dalam Festival HAM 2023 ini, pemerintah Kota Singkawang menunjukkan nilai- nilai kolektif dan praktik-praktik toleransi yang telah mendarah daging di wilayahnya, serta cerita dan pembelajaran tentang penghormatan HAM kepada para peserta festival.

“Kami berharap predikat Kota Toleran yang sudah dicapai oleh Kota Singkawang ini terus dapat dipertahankan sembari berupaya mewujudkan Singkawang sebagai human rights city atau Kota HAM di Indonesia,” ujar Sumastro, Pj. Wali Kota Singkawang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X