Merayakan Kreativitas Indonesia Melalui "Indonesia di Mata Perupa” oleh ProgramMuda

photo author
Turnado, YoKalbar
- Minggu, 28 Januari 2024 | 14:07 WIB
Jelajahi Kreativitas Tanah Air: Seni Visual di 'Indonesia di Mata Perupa
Jelajahi Kreativitas Tanah Air: Seni Visual di 'Indonesia di Mata Perupa

Yokalbar - Program Muda, kelompok relawan yang mendukung Ganjar - Mahfud, menggelar acara inspiratif yang menghubungkan seni rupa dan aspek perubahan positif di negeri ini. "Indonesia di Mata Perupa" menjadi magnet bagi 100 pelukis profesional yang berkumpul di Distrik 6, posko relawan Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar Mahfud, Jakrata, Sabtu 27/1/2024.

Acara penuh warna ini tidak hanya diadakan secara langsung tapi juga diadakan secara daring dengan mengundang seniman digital untuk bergabung dalam kompetisi dengan skala nasional.

Para kreator dapat mendaftar melalui link ini hingga 7 Februari 2024 mendatang.

Baca Juga: Prabowo Imbau Relawan Tak Segera Pulang dari TPS, Ambil Foto dan Video

Heru Dewanto, Sekretaris Eksekutif Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud MD, memberikan apresiasi tinggi terhadap acara ini. "Acara ini menyoroti perhatian khusus pasangan Ganjar-Mahfud MD terhadap seni rupa. Para pelukis dan perupa memiliki kesempatan unik untuk menyuarakan perasaan dan harapan mereka melalui karya seni, yang akan dipentaskan di depan Bapak Ganjar dan Mahfud."

Isditya Jayanegara, Ketua Pelaksana ProgramMuda, menambahkan, "Para pelukis hari ini hadir dengan kebahagiaan luar biasa, memanfaatkan kesempatan untuk mengekspresikan harapan dan pendapat mereka. Kami yakin hal ini akan membuat suara pelukis dan perupa semakin terdengar dan dihargai oleh masyarakat Indonesia."

Karya seni yang dipamerkan mencakup berbagai sudut pandang, mulai dari gambaran Indonesia sebagai sosok wanita cantik sebagai “Ibu Pertiwi” yang dihiasi oleh gambar sosial dan politik di atasnya, hingga pasangan Ganjar-Mahfud yang gagah berjalan di depan Monumen IKN.

Baca Juga: Mendukung Pemilu Damai, JPP Audiensi dengan TKN Fanta dan Relawan Digital Prabowo-Gibran

Lukisan-lukisan lain menggambarkan purwarupa terasering membentuk peta Indonesia, serta berbagai ekspresi tinta lainnya.

Kehadiran pelukis disabilitas semakin menambah kekayaan acara ini, membuktikan bahwa keterbatasan tidak membatasi kemampuan mereka dalam menyampaikan harapan dan perasaan melalui tinta di atas kanvas.

Konsep semi-kompetisi ini didukung oleh Dewan Juri Lomba Lukis, termasuk Citra Smara Dewi (Dekan FSRD IKJ dan Kurator Galeri Nasional), Yusuf Susilo Hartono (Praktisi Seni dan Wartawan Budaya), dan Mas Padhik (Seniman dan Pelukis Alumnus ISI Yogyakarta).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X