Agustina WP: Calon Walikota Semarang Fokus pada Isu Kesehatan Mental

photo author
Turnado, YoKalbar
- Senin, 30 September 2024 | 22:31 WIB
Agustina WP, calon Walikota Semarang, melalui program "Perempuan Mendengar" fokus pada isu kesehatan mental generasi Z dan milenial.
Agustina WP, calon Walikota Semarang, melalui program "Perempuan Mendengar" fokus pada isu kesehatan mental generasi Z dan milenial.

Yokalbar - Agustina WP, calon walikota Semarang, telah menempatkan kesehatan mental sebagai salah satu fokus utama dalam kampanyenya.

Ia percaya bahwa permasalahan kesehatan mental tidak hanya tanggung jawab individu, tetapi juga harus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat secara luas. Dalam berbagai kesempatan, Agustina menekankan pentingnya manajemen stres sebagai salah satu solusi utama untuk menghadapi problem kesehatan mental.

Menurut Agustina, manajemen stres yang baik dapat membantu seseorang hidup lebih bahagia. “Jika kita bisa mengelola stres dengan baik, maka kita bisa lebih mudah menjalani hidup dengan bahagia dan produktif,” ujarnya.

Baca Juga: Bikin PAD Menurun, Disperindagkop Merauke Tertibkan Pedagang Pasar Wamanggu

Hal ini juga menjadi landasan dari berbagai program yang akan ia kembangkan jika terpilih sebagai walikota, khususnya untuk Gen Z dan Millennial, kelompok usia yang paling banyak menghadapi tantangan terkait kesehatan mental di era modern ini.

Program "Perempuan Mendengar" dan Peran Agustina WP

Salah satu inisiatif yang turut didukung oleh Agustina WP adalah program "Perempuan Mendengar", sebuah ajang diskusi yang membahas berbagai isu terkait kesehatan mental, terutama yang dihadapi oleh anak muda.

Program ini digagas oleh Riezky Delastama, seorang tokoh muda Semarang yang sering disapa MasRD.

Bersama narasumber lainnya seperti Marsha Natika, seorang influencer, serta Dewi Marianty, seorang psikolog, program ini membahas topik-topik penting seperti depresi, bullying, stres, hingga anarkisme remaja.

Agustina WP secara aktif terlibat dalam program ini, karena ia merasa isu-isu kesehatan mental perlu dibahas secara terbuka dan mendapatkan perhatian khusus. Selain menjadi narasumber, Agustina juga menyoroti pentingnya menyediakan ruang publik yang lebih banyak dan gratis bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk berekspresi dan mengaktualisasikan diri secara positif.

Melibatkan Generasi Muda dalam Kebijakan Pemerintah

Agustina WP juga menekankan adanya missing link atau ketidaksinkronan antara pembuat kebijakan dan anak muda. Ia menyadari bahwa sering kali pemerintah tidak memberikan apa yang sebenarnya diinginkan oleh generasi muda, dan ini terjadi karena minimnya pelibatan aktif mereka dalam proses pembuatan kebijakan.

"Saat ini masih ada yang kurang sinkron antara pembuat kebijakan dan masyarakat, terutama generasi muda. Apa yang mereka inginkan sering kali tidak sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemerintah," ujar Agustina. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk melibatkan anak muda secara aktif dalam pembuatan program dan kebijakan, salah satunya melalui wadah Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan).

Dalam pandangan Agustina, anak muda memiliki peran penting dalam membentuk masa depan Semarang. Dengan melibatkan mereka dalam proses perencanaan, pemerintah dapat memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X