Mendengar hal itu, Ammar Zoni kemudian meminta agar rekaman CCTV saat interogasi diungkap dalam persidangan.
"Tidak ada penekanan? Tidak ada pemukulan? Ini semua berlima (terdakwa) kita bisa lihat," tanya Ammar.
"Tolong Yang Mulia dihadirkan CCTV, Yang Mulia. Karena di situ ada CCTV, kita di bawah tekanan, dipukuli, disetrum, dipaksa untuk mengaku," sambungnya.
Di sisi lain, Ammar memastikan pengakuan dirinya terkait kasus tersebut karena tekanan dari pihak petugas rutan.
"Makanya kami minta dihadirkan CCTV dari pihak rutan. Tadi kan bilangnya tanggal 3 Januari, di situ ada CCTV. Pengakuan saya itu berdasarkan dari tekanan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Momen Prabowo Hentikan Kendaraan di Tapanuli Selatan untuk Sapa Petugas Pencari Korban Hilang
Progres Pembersihan Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang, Terus Berjalan Meski Minim Penerangan
Jelang Pergantian Tahun di Lokasi Bencana, Warga Tapanuli Selatan Berlarian Ceria Sambut Prabowo
Tutup Tahun di Lokasi Bencana, Prabowo Cek Langsung Jembatan Sungai Garoga Pastikan Akses Tapteng–Tapsel Pulih
Pencarian Masih Nihil, Ayah Pendaki yang Hilang Sempat Ikut Naik Gunung Slamet Demi sang Anak