YOKALBAR - Seorang lanjut usia bernama Kirno harus menjalani hidup dalam pemasungan selama lebih dari 20 tahun di Desa Temon, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pria lansia tersebut dipasung oleh keluarganya karena diduga mengalami gangguan kejiwaan yang dinilai membahayakan lingkungan sekitar.
Selama puluhan tahun, Kirno hidup di dalam kurungan besi berukuran sempit dan tidak dapat beraktivitas secara normal.
Ia hanya bisa duduk dan berbaring tanpa pernah keluar dari tempat tersebut.
Pemasungan dilakukan oleh pihak keluarga lantaran Kirno kerap mengamuk dan dianggap membahayakan keselamatan keluarga maupun warga sekitar.
Ia disebut sering melakukan tindakan agresif serta mengancam orang-orang di sekitarnya.
Keluarga sebenarnya sempat membawa Kirno untuk menjalani pengobatan di rumah sakit jiwa.
Namun karena kondisinya tidak menunjukkan perbaikan signifikan dan dinilai terus berisiko, keluarga akhirnya mengambil langkah pemasungan.
Adik kandung Kirno, Sarti, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil demi melindungi keluarga.
“Intinya dikurung karena membahayakan keluarga. Kami takut karena dia sering mengancam akan menyakiti keluarga,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Kasus pemasungan ini akhirnya mendapat perhatian setelah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Polres Ponorogo kemudian menindaklanjuti laporan tersebut karena berkaitan dengan penanganan gangguan kejiwaan.
Petugas kepolisian melakukan evakuasi Kirno dari kurungan besi. Proses evakuasi berjalan dengan pengamanan ketat karena Kirno sempat melakukan perlawanan.
Namun, petugas berhasil menenangkan dan mengevakuasinya dengan aman.
Selanjutnya, Kirno dibawa ke tempat rehabilitasi mental Yayasan Berkas Sinar Abadi (BSA) di Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis dan pendampingan secara layak.
Artikel Terkait
Kepala SPPG Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab Buntut Dugaan Kasus Keracunan Massal di SMAN 2 Kudus Jawa Tengah
IHSG Berpeluang Bangkit ke 8.400, Investor Siap-Siap Borong Saham
Penampakan SD di Sumut Sebelum dan Sesudah Banjir: Kini Anak-anak Sudah Sekolah Lagi
OJK Beberkan Jurus Strategis Perkuat IHSG dan Kepercayaan Investor Global
Usai Dinonaktifkan, Kapolresta dan Kasat Lantas Sleman Diperiksa Propam Terkait Kasus Hogi Minaya