Indonesia, kata Sugiono, menyampaikan penyesalan atas gagalnya perundingan yang sebelumnya berlangsung dan berujung pada peningkatan eskalasi.
Pemerintah juga menegaskan kembali prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah setiap negara.
Tak hanya itu, Indonesia mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan. Bahkan, atas arahan Presiden, Indonesia menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mediator guna membantu meredakan ketegangan.
“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut,” ucap Sugiono.
Di tengah ketidakpastian, satu hal yang ditegaskan pemerintah saat ini adalah keselamatan WNI menjadi prioritas utama.
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Israel Vs Iran Meningkat, Pakar: Swasembada yang Diusahakan Prabowo Jadi Relevan
Viral Isi Ceramah Cak Nun di 2012 soal Perang Israel vs Iran, Pernah Beberkan Panasnya Konflik yang Ikut Menyeret AS
Perlihatkan Kondisi Kota Dubai dari Apartemennya, Agnez Monica Tepis Kecemasan Publik usai Konflik di Timur Tengah
Konflik AS-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Pelindungan untuk Pemulangan Jemaah Umrah
Antisipasi Penutupan Selat Hormuz, Pemerintah Alihkan Sumber Pasokan Minyak