“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.
Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” yang berjualan di area Plaza Seremoni juga mencatat peningkatan penjualan dagangannya. “Omzet penjualan itu sekitar Rp10 sampai Rp12 juta per hari,” kata dia.
Sementara itu, Dina, pelaku UMKM souvenir Nusantara, menyebutkan omzet meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan baju Nusantara.
Troy pun menyampaikan penghargaan atas keikutsertaan para pelaku usaha dalam meramaikan momentum libur Lebaran di IKN. Menurutnya, peningkatan omzet para pelaku usaha ini tak sekadar berkah musiman.
“Namun juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk jangan ragu-ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara," kata dia.
Artikel Terkait
Viral Brownies Panggang MBG di Jogja Diduga Kedaluwarsa, Stiker 'Exp’ Diganti Tanggal Baru
Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan
Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Daerah Bencana dan Terpencil, Selesai Dibangun 2,5 Bulan
Penebangan Pohon di Jl Andi Djemma Palopo Belum Dibersihkan 2 Hari, Ganggu Lalu Lintas Malam
Badai Algoritma 19 Jam: Dampak Google Spam Update 2026 terhadap Ekosistem Media Indonesia