Apa itu Stunting?

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Jumat, 24 Februari 2023 | 08:05 WIB
cegah stunting melalui makanan bergizi (yokalbar)
cegah stunting melalui makanan bergizi (yokalbar)

YOKALBAR- Beberapa pekan belakangan ini kita semakin sering mendengar istilah stunting, Bahkan Presiden Joko Widodo bahkan harus memberikan instruksi kepada jajaran pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting dan kemiskinan esktrem, seperti yang disampaikan Presiden ketika membuka Rakornas Forkopimda se-Indonesia tahun 2023 di Sentul Jawa Barat 17 Januari kemarin.

“Semuanya sudah ada datanya, artinya targetnya siapa, sasarannya siapa, sudah ada semuanya. Penanganannya seperti apa, juga saya kira saya sudah tidak usah menyampaikan lagi. Intervensi apa yang harus dilakukan, semua pemda sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden juga meminta para kepala daerah untuk menekan angka gagal tumbuh pada anak atau stunting di daerahnya masing-masing.

Hal tersebut penting mengingat Indonesia akan memiliki bonus demografi yang puncaknya pada tahun 2030-2035 sehingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus terus dioptimalkan.

Mungkin banyak diantara kita yang masih awam mengenai stunting, sehingga tidak tahu ciri-ciri maupun penanganannya secara tepat.

Berdasarkan informasi yang disajikan oleh Yankes Kementerian Kesehatan, Definisi stunting sendiri menurut WHO (2015), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.

Selanjutnya menurut WHO (2020) stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang / tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang / kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.

Kemudian yang muncul di benak kita adalah, apakah semua balita pendek itu pasti stunting?

Perlu diketahui bahwa tidak semua balita pendek itu stunting, sehingga perlu dibedakan oleh dokter anak, tetapi anak yang stunting pasti pendek.

 

Dampak masalah stunting di Indonesia :

 

  1. Dampak kesehatan :

 

  1. Gagal tumbuh (berat lahir rendah, kecil, pendek, kurus), hambatan perkembangan kognitif dan motoric.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X