Pasangan Suku Laut Menikah di Perahu LENTERA

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Minggu, 27 Agustus 2023 | 20:25 WIB
Suku Laut Menikah di Perahu (YoKalbar)
Suku Laut Menikah di Perahu (YoKalbar)

YOKALBAR -- Wajah Hamdani dan Siti Terlihat Bahagia. Keduanya dari Suku Laut Tidak Bisa Menyembunyikan Senyum Ketika Penghulu KUA Kecamatan Senayang, Aprianto, Menyatakan Bahwa Mereka Telah Resmi Menjadi Suami Istri.

Berbeda dari Pernikahan Biasanya yang Dilangsungkan di Daratan, Pasangan Ini Menikah di Atas Perahu LANTERA yang Dimiliki oleh Kemenag Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

"Alhamdulillah, Kami Telah Sah Menjadi Pasangan Suami Istri. Tentu Saja, Layanan Seperti Ini Sangat Membantu dan Memudahkan Kami di Pulau Terpencil Ini," Kata Hamdani Setelah Melakukan Ijab Qabul pada Hari Kamis (24/8/2023).

Baca Juga: Kemenag Gelar Sayembara Batik Haji, Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Baca Juga: Manfaat Makan Ikan Gabus Setelah Operasi: Pemulihan yang Lebih Cepat dan Optimal

"Dan yang Luar Biasa, Layanan Ini Gratis alias Tanpa Biaya. Ini Juga Menghemat Biaya Transportasi, Terutama jika Harus Berangkat dari Linau Air Batu Menuju Kantor KUA Senayang," Lanjutnya.

Sebelumnya, di Dusun Linau Air Batu Tempat Hamdani Tinggal, Masyarakat Harus Menyewa Perahu Jika Ingin Menikah di KUA. Biaya untuk Menyewa Perahu Paling Murah Adalah 800 Ribu Rupiah untuk Perjalanan ke KUA Kecamatan Senayang.

Tetapi, dengan Adanya Layanan Perahu LANTERA, Masyarakat di Pulau-pulau Terpencil di Kabupaten Lingga Tidak Perlu Lagi Khawatir tentang Biaya Transportasi.
"Kami Sangat Puas dengan Layanan Pernikahan Ini," Ujar Hamdani.

LANTERA, yang Merupakan Akronim dari Layanan Terapung Keagamaan, Adalah Inovasi yang Dikembangkan oleh Kemenag Kabupaten Lingga. Layanan Ini Menggunakan Perahu Bermotor (Pompong) untuk Mengelilingi Gugusan Pulau dan Menyapa Masyarakat.

Menurut Kepala Kankemenag Lingga, Muhammad Nasir, Ide Ini Muncul karena Melihat Kondisi Geografis Wilayah Lingga yang Terdiri dari Gugusan Pulau.

"Menggunakan Perahu Akan Membuat Layanan untuk Masyarakat Menjadi Lebih Luas, Termasuk Layanan Pernikahan di KUA yang Gratis. Kami Membawa KUA Mendekat ke Masyarakat," Ucap Nasir.

Pernikahan Hamdani dan Siti, Menurut Nasir, Adalah Acara Nikah Pertama yang Berlangsung di Atas Perahu LANTERA.

"Setelah Diluncurkan dan Diresmikan oleh Bupati Lingga di Desa Penuba, Kini Kami Kembali Menyapa Desa Mentuda dan Desa Tanjung Kelit, Khususnya di Dusun Linau Air Batu," Tambahnya.

Wilayah yang Didominasi oleh Warga Suku Laut Ini Menerima Layanan Langsung dari Kemenag Kabupaten Lingga. Layanan yang Diberikan Meliputi Layanan Pernikahan, Sertifikat Halal bagi UKM, Konsultasi Pendaftaran Haji, Kemasjid-an, dan Izin Pendirian Rumah Ibadah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: Kementerian Agama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X