YOKALBAR -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini membuka Mahasabha ke-XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).
Pembukaan Mahasabha ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Sulawesi Tengah oleh Presiden Jokowi. Acara berlangsung di Auditorium Universitas Tadulako, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Mengusung tema Transformasi Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju, Mahasabha ke-XIII ini dihadiri ribuan mahasiswa Hindu dari 22 provinsi di Indonesia
Baca Juga: 7 Pentingnya Kosumsi Air Mineral Di Musim Panas Bagi Tubuh
Baca Juga: Tips Mengobati Mata Petrigium, Begini Solusinya
Kepada segenap mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, Presiden berpesan untuk senantiasa berinovasi terhadap perubahan zaman. Presiden mengajak mahasiswa untuk menjadikan krisis iklim yang terjadi sebagai peluang bagi Indonesia lewat green energy dan green economy.
"Saya menitipkan ke KMHDI mari kita jaga lingkungan dan sosialisasikan jaga hutan, jaga air dan pengelolaan sampah terutama sampah plastik," kata Presiden Jokowi di Palu, Rabu (30/8/2023).
"Mari kita kurangi polusi udara yang saat ini menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia," sambungnya.
Presiden juga minta mahasiswa Hindu Dharma Indonesia untuk mempelajari pengetahuan tentang carbon trading, carbon market, climate interpreneurship, waste recycling, hingga battery technology.
"Saya minta Rektor perguruan tinggi berani membuat jurusan yang berkaitan dengan hal tersebut," tandas Jokowi.
Hadir mendampingi Presiden, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Sulteng, Mensesneg Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Panglima TNI, Kapolri, para rektor dan pengurus PHDI Pusat.
Ketua Presidium PP KMHDI I Putu Yoga Saputra menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang menaruh perhatian kepada mahasiswa Hindu dan hadir di Muhasabha XIII KMHDI 2023.
"Kongres Nasional dilakukan untuk meneruskan gagasan dan ide bagi umat Hindu, bangsa, dan negara. Konsistensi dan berkelanjutan dalam transformasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk membangun masa depan Indonesia," ujarnya.
"Terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Ibu Negara. Terima kasih juga kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah mengizinkan kami untuk menggunakan asrama haji dalam sebuah gelaran Muhasabha. Kami sangat apresiasi dan ini menunjukan Moderasi Beragama itu ada," tegas I Putu Yoga.
Artikel Terkait
Manfaat Ubi Ungu Untuk Kesehatan Tubuh, No 10 Cocok Untuk Perokok Aktif
Tips Mengobati Mata Petrigium, Begini Solusinya
FKUB DKI Jakarta Rela ke Singkawang Demi Pelajari Toleransi
Yuli Trisna Ibrahim Jabat Kadishub Kota Pontianak