Lebih dari sekadar kerugian finansial, Uya bahkan mengakui pengalaman ini meninggalkan luka psikologis yang sulit disembuhkan.
Di sisi lain, Uya dan Astrid berharap agar peristiwa ini menjadi pengingat aksi demonstrasi seharusnya tidak berubah menjadi ajang perusakan dan penjarahan yang merugikan masyarakat.*