nasional

Aditya Zoni Bongkar soal Dugaan Ammar Zoni Diintimidasi Petugas Rutan, Ungkap Kakaknya Dipaksa Ngaku Edarkan Narkoba

Rabu, 7 Januari 2026 | 00:12 WIB
Aditya Zoni cerita soal momen Ammar Zoni yang sempat bebas dari penjara pada 2023 (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube iWil Network)

YOKALBAR - Terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di dalam rumah tahanan (rutan), Ammar Zoni mengaku sempat disetrum dan dipukul agar mengakui perbuatannya mengedarkan sabu seberat 100 gram di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Pengakuan tersebut disampaikan Ammar Zoni dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis, 18 Desember 2025 lalu.

Terkini, pernyataan Ammar di persidangan itu menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Menyikapi hal itu, Adiknya, Aditya Zoni menuturkan dirinya melihat banyak kejanggalan dalam proses hukum yang dijalani Ammar Zoni.

"Saya sebagai adiknya, melihat dari awal banyak banget kejanggalan," kata Aditya dalam siniar YouTube Deddy Corbuzier, pada Selasa, 6 Januari 2026.

Aditya meyakini, pernyataan yang disampaikan Ammar saat persidangan pada Desember 2025 lalu itu benar adanya.

"Saya percaya (kesaksian Ammar Zoni), bang Ammar sampai berani bilang di persidangan untuk memperlihatkan CCTV," terang Aditya.

Di sisi lain, Aditya menilai pernyataan tersebut juga memiliki risiko yang tinggi di mata hukum.

Kendati demikian, sang adik dari Ammar Zoni itu mengaku telah mendapatkan pengakuan langsung dari terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika tersebut.

"Itu kan risikonya tinggi, bahkan efek domino (di mata hukum) akan lebih parah lagi nantinya," sebut Aditya.

"Dia (Ammar Zoni) sempat ngobrol dengan saya, dan bilang ada pemukulan dan kekerasan. Intinya dia dipaksa mengaku mengedarkan narkoba," ungkapnya.

Dugaan Intimidasi dari Petugas Rutan Sebelumnya, Ammar yang diberi kesempatan mengajukan pertanyaan kepada saksi dari kepolisian, Arif Rahman, sempat menyinggung dugaan adanya kekerasan saat proses interogasi pada 3 Januari 2025.

“Yang mau saya tanyakan, apakah saya berbicara itu waktu itu bagaimana perlakuannya? Yakin tidak melakukan intimidasi? Yakin tidak ada kekerasan?" tanya Ammar Zoni.

"Yakin enggak ada kekerasan," jawab Arif Rahman.

Halaman:

Tags

Terkini