Indonesia, kata Sugiono, menyampaikan penyesalan atas gagalnya perundingan yang sebelumnya berlangsung dan berujung pada peningkatan eskalasi.
Pemerintah juga menegaskan kembali prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah setiap negara.
Tak hanya itu, Indonesia mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan. Bahkan, atas arahan Presiden, Indonesia menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mediator guna membantu meredakan ketegangan.
“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut,” ucap Sugiono.
Di tengah ketidakpastian, satu hal yang ditegaskan pemerintah saat ini adalah keselamatan WNI menjadi prioritas utama.