nasional

Besok Sudah Puasa, Hilal 1 Ramadan 1444 H Telah Penuhi Kriteria

Rabu, 22 Maret 2023 | 19:10 WIB
Ilustrasi pemantauan hilal. Kemenag akan menggelar sidang isbat untuk penentuan awal Ramadhan 2022 pada 1 April. (NU.or.id.)

Yokalbar - Asadurrahman, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag (Kementerian Agama), mengatakan ketinggian Hilal 1 Ramadan 1444 sudah memenuhi standar. Asadurrahman mengatakan puasa Ramadhan bisa dimulai besok.

"Dari segi ketinggian sudah memenuhi kriteria. Kemudian dari segi elongasi kita lihat mulai 7-19. Nampaknya dari segi ketinggian dan elongasi nampaknya hampir seluruh wilayah di dunia ini akan memulai Ramadan-nya, salat tarawihnya malam ini dan akan ibadah puasa mulai fajar besok," kata Asadurrahman dalam seminar pemantauan posisi hilal di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2023).

"Setiap 1 derajat, lama seorang perukyat melihat hilal adalah 4 menit. Sehingga kalau ada 6 derajat, maka pengamatan dari saat matahari terbenam di lokasi tertentu akan berlangsung selama kurang lebih 28 menit," kata dia.

Baca Juga: Makanan Yang Perlu Dihindari Saat Puasa Pada Bulan Ramadhan

"Mudah-mudahan di bagian tertentu ada hilal yang mudah diamati, apalagi ini sudah memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Dari segi ketinggian sudah memenuhi kriteria," sambungnya.

Asadurrahman menjelaskan untuk di wilayah Papua 6,75 atau 6 derajat 45 menit. Kemudian di wilayah paling barat Sumatra 8,75 derajat. Menurutnya, jika cuaca bagus, maka akan banyak laporan yang diterima oleh Kemenag, dari berbagai lokasi pelaksanaan rukyat hilal pada sore hari ini.

"Mudah-mudahan awal Ramadan-nya ditetapkan pada malam hari ini dan kita sudah siap menyambut kedatangan Ramadan," katanya.

Maklum, seminar pemaparan posisi Hilal terbuka untuk umum. Usai menjelaskan posisi hilal, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat secara tertutup usai salat Magrib.

Usai pertemuan, akan digelar konferensi pers untuk mengumumkan secara resmi hari pertama Ramadan 1444 Hijriah oleh pemerintah.

Tags

Terkini