YOKALBAR - Pelatih Tim U-17 Bima Sakti menilai potensi yang terbuka lebar di skuadnya ke depannya, meskipun pada uji coba perdana, mereka harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari TSV Meerbusch U-17, yang digelar di lapangan TSV Meerbusch e.V.
Pelatih yang dicap sebagai 'local pride' oleh netizen Indonesia ini mengklaim para pemainnya sudah bermain dengan baik.
"Para pemain kami benar-benar luar biasa dan menunjukkan kualitas bermain yang sangat baik. Meskipun perlu sedikit penyesuaian, secara keseluruhan, kami memiliki potensi yang sangat bagus. Para pemain tidak perlu merasa down atau terlalu merenungkan hasil ini. Semua ini adalah bagian dari proses yang harus kami jalani. Yang penting, para pemain harus tetap fokus ke depan, terus bergerak maju, dan terus berkembang," ungkap Bima setelah pertandingan.
Bima juga memberikan penghargaan khusus kepada Mohamad Andre Pangestu. "Saya sangat menghargai penampilan Andre malam ini sebagai bek kiri," ujar Bima.
Baca Juga: Film dokumenter Ice Cold: Coffe and Jessica Kumala Wongso, Sudah Tayang Di Netflix
Baca Juga: Asian Games 2023: Sepak Bola Indonesia Kandas Di 16 Besar Atas Uzbekistan
Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit. Dalam 10 menit pertama, tim Indonesia tampil sangat agresif dengan menciptakan empat peluang. Salah satunya adalah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Zidan yang berhasil dihalau oleh kiper lawan.
Arkhan Kaka juga hampir mencetak gol melalui sundulan, tetapi sayangnya bola masih melebar.
Setelah 35 menit pertandingan berjalan, kedua tim masih mengalami kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan, sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Ketika memasuki babak kedua, Pelatih Bima Sakti melakukan pergantian seluruh pemain. Pada babak ini, tim lawan mulai menekan dengan agresif.
Pemain belakang Indonesia melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti lawan setelah menghadang peluang lawan.
Baca Juga: Film dokumenter Ice Cold: Coffe and Jessica Kumala Wongso, Sudah Tayang Di Netflix
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-42 melalui eksekusi tendangan penalti. Hasil akhir pertandingan adalah 1-0 untuk keunggulan TSV Meerbusch U-17, sehingga pertandingan berakhir setelah berlangsung selama dua babak dengan durasi 2x40 menit.
Pelatih yang merupakan produk dari akademi Primavera ini menambahkan, "Kami tidak boleh terlalu larut dalam kekalahan ini. Para pemain harus terus belajar dan fokus pada latihan ke depannya."
Artikel Terkait
Asian Games 2023: Sepak Bola Indonesia Kandas Di 16 Besar Atas Uzbekistan
Film dokumenter Ice Cold: Coffe and Jessica Kumala Wongso, Sudah Tayang Di Netflix
Edi Kamtono Tidak Ingin Kota Pontianak Berantakan Akibat Atribut Kampanye
Luncurkan Loket Layanan Informasi dan POROS, Kacap BPJS Kesehatan Singkawang Jelaskan Tujuannya