Sengkarut Kontrak STY, Luis Milla Tiba-tiba Unggah Foto Kala Melatih Timnas Indonesia, Kode Kah?

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 31 Januari 2024 | 18:31 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Luis Milla (yokalbar)
Mantan Pelatih Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Luis Milla (yokalbar)

YOKALBAR, OLAHRAGA - Ditengah sengkarut isu perpanjangan kontrak Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong yang kini mendapatkan tawaran melatih dari negara lain.

Muncul kini unggahan selamat atas kinerja Timnas dan PSSI digelaran Piala Asia 2023, yang diunggah oleh mantan Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla melalui akun instgaramnya Luismillacoach.

Alhasil beragam komentar mulai bermunculan di linimasa medsos milik Luis Milla, mulai dari yang membandingkan kemampuan antara kedua pelatih, hingga ada yang berandai-andai agar Luis Milla kembali ke Timnas Indonesia baik sebagai Direktur Tekhnik ataupun Pelatih kelompok umur.

Nama Luis Milla di Indonesia sejatinya tidak kalah mentereng dibanding STY. Mantan Pemain Real Madrid tersebut juga pernah menukangi Persib Bandung.

Sejatimya, Luis Milla memang cukup sering mengunggah ke media sosial kebersamaannya kala menukangi Timnas hingga Persib. Mulai dari bersama jajaran pelatih hingga mantan pemainnya.

Baca Juga: Kontrak Shin Tae Yong Segera Habis, Erick Thohir Pastikan Dirinya Profesional

Baca Juga: Cetak Dua Gol, Timnas Indonesia U-20 Tetap Alami Kekalahan Saat Laga Persahabatan Lawan Uzbekistan

Terkait kontrak STY sendiri, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan prinsip profesionalisme menanggapi prestasi Timnas Indonesia yang pertama kali lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 Qatar.

Menuju panggung berikutnya, Piala Asia U-23 juga di Qatar pada April 2024, Erick berharap pelatih Shin Tae-yong mampu membawa Merah Putih lolos ke 8 besar atau perempat final di turnamen yang berlangsung 15 April - 3 Mei 2024 itu.

"Saya kan orang profesional, jadi saya pegang prinsip itu. Kesepakatan saya dan STY yang kontraknya habis hingga Juni, ada dua parameter, yakni timnas senior lolos 16 besar Piala Asia yang kemarin dan 8 besar Piala Asia U-23. Kita punya komitmen itu, baru kemudian bicara perpanjangan untuk 2027," ujar Erick di Bali, Selasa (30/1).

Erick menyatakan, meski sejauh ini puas atas kinerja STY, pihaknya harus memasang target prestasi di level Asia terhadap pelatih yang sudah menangani Indonesia sejak 2019 itu.

"Oleh karenanya di Piala Asia U-23, Indonesia harus bisa berbicara banyak. Apalagi banyak pemain U-23 kita masuk dalam skuad timnas senior kemarin dan beberapa pemain sering jadi starting eleven. Itu modal yang sangat besar bagi STY untuk membuat kejutan," tambah Erick.

Tercatat dari 26 line up timnas senior Piala Asia lalu, terdapat 11 pemain U-23. Tak hanya itu, sebanyak lima hingga enam pemain U-23 sering jadi starting eleven, seperti Ernando Ari, Justin Hubner, Elkan Baggott, Rizky Ridho, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, dan Witan Sulaeman, serta Rafael Struick.

"Berkaca dari Piala Asia kemarin, kita kekurangan goal getter. Lihat bagaimana Australia kemarin. Jarang menyerang, tapi selalu efektif mencetak gol. Harus seperti itu. Tugas STY untuk segera benahi sektor itu agar target tercapai," jelas Erick.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X