"Membatasi media sosial dapat membuat seseorang bisa memilih menggunakan waktu untuk diri sendiri maupun untuk orang lain," terang sang psikolog.
Selain itu, kebiasaan ini akan membuat seseorang menyadari betapa banyak perilaku FOMO yang selama ini telah dilakukan tanpa disadari.
"Saat berhenti menggunakan (media sosial), seseorang akan menyadari bahwa FOMO-nya telah berkurang dan memberi kesempatan untuk fokus melakukan aktivitas yang meningkatkan kepuasan tersendiri," tegas Albers.
2. Berani Mengatakan Tidak
Ajakan orang lain menjadi tantangan tersendiri bagi seseorang yang sedang membiasakan diri untuk memberi batasan terhadap media sosial.
Terlebih, jika ajakan itu tentang memainkan permainan game online yang menghabiskan banyak waktu maka seseorang harus berani mengatakan tidak.
"Tidak apa-apa mengatakan tidak, dan tidak perlu memberikan penjelasan," ujar Albers.
"Rasa bersalah biasanya muncul, namun hal itu akan lebih mudah diterima orang lain apabila seseorang telah melakukannya berulang kali," pungkasnya.
3. Introspeksi Diri
Bagi sebagian orang pasti merasa sulit untuk menjauh dari media sosial.
Hal itu menjadikan mereka berulang kali 'iseng' untuk kembali berselancar di media sosial.
Albers menyarankan seseorang yang mengalami kesulitan tersebut untuk introspeksi diri.
"Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda melakukannya karena takut ketinggalan (FOMO), atau apakah itu sesuatu yang penting untuk dilakukan," terang Albers.
"Terkadang perlu evaluasi dan berhenti sejenak untuk mengetahui keputusan diri sendiri saat kembali menatap layar ponsel," tandasnya.***
Artikel Terkait
Infinix Zero Flip Resmi Meluncur, HP Layar Lipat Harga Terjangkau
Tablet Infinix XPAD 4G Resmi Meluncur: Spesifikasi dan Harga Terbaru
Review Infinix Note 40 Pro: HP Gaming Rp 3 Jutaan dengan Desain Memikat dan Baterai Kuat
3 Tim Free Fire Indonesia Siap Bersaing di Grand Finals FFWS SEA 2024 Fall
5 Tips Pakai Fitur WhatsApp Channel