YOKALBAR - Dalam dinamika perang antara Israel dan kelompok pejuang Palestina Hamas, dua negara telah muncul sebagai mediator, yaitu Qatar dan Mesir.
Meskipun bukan AS, China, atau Arab Saudi, kedua negara ini memainkan peran penting dalam upaya mediasi.
Pembebasan sandera oleh Hamas, termasuk dua sandera lansia dari Israel, telah melibatkan peran mediator dari Qatar dan Mesir.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi dalam Peluncuran Piala Dunia Esports 2024
Qatar telah terlibat dalam komunikasi yang intens dengan Hamas, terutama dalam pembebasan sandera pada hari Jumat, sementara pembebasan sandera pada hari Senin melibatkan upaya mediasi dari Qatar dan Mesir.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan bahwa pembebasan tersebut melibatkan komunikasi berkelanjutan selama beberapa hari, dan semua pihak terlibat dalam proses tersebut.
Mesir, di bawah kepemimpinan Presiden Abdel-Fattah al-Sisi, telah mendesak Palestina dan Israel untuk menahan diri sepenuhnya dan berperan sebagai mediator perdamaian sejak 12 Oktober.
Baca Juga: Gibran Dampingi Prabowo Nyapres, Begini Respon PDIP
Dalam konteks pembebasan sandera, peran mediator kedua negara ini telah menjadi kunci dalam upaya mencapai perdamaian di Gaza, meskipun ada upaya lain yang dilakukan, dan situasinya tetap kompleks dengan banyak warga Israel dan Palestina yang masih disandera.
Artikel Terkait
Bantah Isu Tak Sedap, Bong Cin Nen: Saya Sehat - Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Singkawang Barat
Warga di Wilayah Tak Terjangkau SPBU Keluhkan Aturan Pembelian Pertalite Dengan Jeriken Oleh BPH Migas
Gibran Dampingi Prabowo Nyapres, Begini Respon PDIP
Benzema Absen di Liga Champions, Al Ittihad Menang Dramatis
Cristiano Ronaldo Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi dalam Peluncuran Piala Dunia Esports 2024