Yokalbar - Tentara Nasional Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Baik itu dalam hal pemilihan bahan maupun penetapan kebutuhan, tidak semua orang kompeten dan bangga mengenakan seragam. Selain persaingan yang ketat, mentalitas Tentara Nasional Indonesia juga telah ditempa, mampu bersikap defensif dan berjiwa nasionalis tinggi.
Dalam beberapa kesempatan, TNI kerap memenangkan pertandingan. Baik itu tim atau individu. Itu semua berkat kerja keras dan pelatihan yang mereka terima.
Pada tahun 2008, Discovery Channel Military menempatkan KOPASSUS sebagai kekuatan militer terbesar ketiga di dunia. Namun, tahukah kalian bahwa di tanah air kita tercinta selain KOPASSUS juga terdapat sekumpulan pasukan elite TNI yang membuat dunia gentar?
Baca Juga: Jasad Lansia Ditemukan Tengkurap Pasca Kebakaran di Sintang, Polisi Dalami Penyebab Kebakaran
1.DENBRAVO-90
Detasemen Bravo 90 dibentuk secara terbatas di lingkungan satuan TNI-AU pada tahun 1990. Sangat sulit untuk memilih dan masuk ke tim ini, dan hanya mereka yang memiliki kemampuan khusus yang dapat lolos dan bergabung dengan tim ini.
Pelatihan berlangsung selama 9 bulan, dan salah satu anggota akan terjun payung dari pesawat pada malam hari hingga ketinggian 10-12 kilometer.
Setiap satuan elit TNI yang ditakuti dunia setara dengan 5 TNI, dan setiap DENBRAVO-90 mahir bela diri Stema.
2. Kopaska
Ini adalah unit yang dipimpin oleh Korps Marinir Indonesia, yang dilatih ketika Indonesia baru saja memproklamirkan kemerdekaan. Komando Pasukan Katak didirikan oleh Presiden Sukarno pada tanggal 31 Maret 1962 untuk mendukung operasi militer Irian Jaya.
Kopaska memiliki kekuatan 3.000 prajurit di Armada Jakarta Barat dan Armada Surabaya Timur. Saat tidak bertugas, pasukan elite TNI yang ditakuti dunia ini berperan sebagai pengawal pribadi para VIP seperti Presiden dan Wakil Presiden.
Baca Juga: Kecantikannya Dijuluki 'No Counter', Berikut Pesona TokyoLagi Saat Kenakan Seragam SMA
3. YONTAFIB
Batalyon Darat Amfibi adalah unit elit Korps Marinir. Itu membutuhkan serangkaian tes mulai dari kesehatan, fisik hingga psikologis. Proyek unggulan mahasiswa YONTAIFIB adalah renang sepanjang 6 km yang dibatasi di Selat Madura.
Satu YONTAIFIB setara dengan 24 anggota TNI. Setelah itu, mereka akan diseleksi kembali menjadi Denjaka, pasukan elite TNI dengan metode latihan yang lengkap di darat, air, dan laut yang membuat heboh dunia.
Setiap kandidat akan menghadapi tantangan berat di setiap level. Jadi secara alami mereka akan dipilih.
4. DENJAKA
Detasemen Jalan Mangkara atau DENJAKA adalah angkatan laut. Gabungan KOPASKAN, YONTAIFIB dan Marinir TNI-AL. Latihan tersebut tergolong ekstrim, karena peserta harus berenang sejauh 30 kilometer di Selat Sunda dengan tangan dan kaki terikat. Jatuh ke Selat Bali dan tenggelam, harus membebaskan diri.
Satu orang DENJAKA setara dengan 120 orang TNI. Tidak hanya sifiknya, intelektual juga menjadi modal utama yang harus menjadi bekal.
Artikel Terkait
Istri Driver Maxim Korban Begal Sungai Rengas Harap Supriyono Dihukum Mati
Sosok Ahmad Faisal, Driver Maxim Korban Begal di Mata Sang Istri