"Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah," terang Iran Internasional.
Beberapa hari sebelumnya, dilaporkan terjadi serangan militer yang dikaitkan dengan target strategis Iran.
Terlebih, insiden peretasan terjadi setelah kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei atas serangan gabungan AS-Israel, pada akhir Februari 2026.
Iran International menyebut, peretasan itu sebagai bentuk "penghinaan besar" bagi otoritas Iran.
Kendati demikian, hingga berita ini terbit, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.*