internasional

Kenapa AS Terus Soroti Nuklir Iran, Tapi Tidak Negara Lain? Ini Penjelasannya

Minggu, 19 April 2026 | 14:36 WIB
Ilustrasi nuklir. Pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Pakistan dan pemimpin Iran di Teheran, Rabu (15/4), guna merundingkan penghentian konflik dan masa depan program nuklir Iran demi stabilitas wilayah.(pixabay/distelAPPArath)

YOKABAR - Isu program nuklir Iran kerap menjadi sorotan utama Amerika Serikat (AS) dalam politik global. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Washington sampai mengambil langkah militer untuk menekan Teheran.

Hal ini memunculkan pertanyaan: mengapa Iran begitu disorot, sementara negara lain yang juga memiliki program nuklir tidak mendapatkan tekanan serupa?

Berikut penjelasan dari berbagai sudut pandang geopolitik dan keamanan internasional.

Ancaman Keamanan dan Tuduhan Senjata Nuklir

Salah satu alasan utama AS menekan Iran adalah kekhawatiran bahwa program nuklir negara tersebut tidak hanya untuk tujuan damai, tetapi berpotensi dikembangkan menjadi senjata nuklir.

Presiden AS pernah menegaskan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Iran bertujuan “menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir dan menghentikan ancaman nuklir” dari negara tersebut .

Iran sendiri membantah tuduhan itu dan menyatakan program nuklirnya untuk energi dan penelitian. Namun, tingkat pengayaan uranium yang tinggi kerap memicu kecurigaan negara Barat.

Faktor Politik dan Hubungan yang Buruk

Berbeda dengan beberapa negara lain yang memiliki senjata nuklir, hubungan Iran dengan AS sudah lama tegang sejak Revolusi Iran 1979.

Iran juga kerap disebut oleh AS sebagai negara yang menentang kepentingan Barat dan memiliki pengaruh kuat di Timur Tengah. Kondisi ini membuat isu nuklir Iran bukan hanya soal teknologi, tetapi juga politik.

Peran Iran di Timur Tengah

Iran memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah, termasuk dukungan terhadap kelompok-kelompok yang dianggap sebagai ancaman oleh AS dan sekutunya.

AS menyebut Iran sebagai “negara sponsor teror” dan melihat program nuklirnya sebagai risiko besar jika dikombinasikan dengan pengaruh regional tersebut .

Tekanan dari Sekutu, Terutama Israel

Halaman:

Tags

Terkini