YOKALBAR -- Sebuah video menarik diunggah oleh akun randomworldwar, yakni sebuah video yang memperlihatkan banjir terjadi di Vietnam.
Pada momen banjir tersebut, sebuah mobil terseret arus, bahkan dalam kondisi mobil tersebut hidup.
Yang menjadi penyelemat kemudian adalah Tank Amfibi yang memiliki nama PT-76. Tank ringan ini membelah banjir sambil menarik obil yang terbawa arus banjir tersebut.
Baca Juga: Keterlaluan, Pegawai Bea Cukai Sebut Netizen BABU
Akhirnya mobil bersama penumpangnya berhasil diselamatkan hingga ketepian.
Terkait Tank PT-76, Tank ini dulunya digunakan oleh Vietnam Utara pada momen perang saudara puluhan tahun silam.
Selain Vietnam, Indonesia juga menjadi pengguna alutsista jenis tank ringan ini. Tank amfibi ringan PT-76 atau Plavayushtshiy Tank-76 pertama kali diperkenalkan kepada publik dan diproduksi secara massal oleh Uni Soviet sejak tahun 1954. Sebagaimana dikutip dari Indomiliter.com yang menukil dari majalah Cakrawala TNI AL.
Desain dasarnya sebenarnya telah dirancang sejak pertengahan Perang Dunia II. Kendaraan lapis baja berawak 3 orang ini berfungsi utama sebagai kendaraan intai tempur di jajaran AB Uni Soviet dan 23 negara lainnya.
Baca Juga: Mengintip Kecanggihan Rafale, Calon Mesin Tempur Penjaga Kedaulatan Udara Indonesia
Kondisi geografis Uni Soviet serta Eropa bagian tengah dan timur yang banyak memiliki rawa-rawa, danau dan sungai besar mendasari pembuatan tank amfibi ini.
PT-76 secara fisik memiliki bobot dalam keadaan kosong 13,5 ton dan dalam keadaan siap tempur 14,5 ton. Agar mampu beroperasi di perairan dalam maka tank ini hanya memiliki lapisan baja yang tipis, yaitu 14 mm di bodi dan 17 mm di turet, tidak seperti tank sejenis di kelasnya.
Sementara itu untuk mengurangi beban penumpang, maka komandan tank juga merangkap sebagai pengamat medan, awak meriam dan operator radio.
Tenaga penggerak PT-76 dihasilkan dari mesin diesel 4 silinder jenis V-6 yang berkekuatan 240 tenaga kuda atau 1.800 rpm.
Bahan bakar yang dibutuhkan adalah 250 liter solar (HSD) kemudian 60 liter air sebagai pendingin radiator serta menggunakan pelumas mesin jenis DCO.50 sebanyak 45 liter.