Rasmus Paludan Sering Bakar Al-Quran dan Menjadi Pelaku Rasisme

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Sabtu, 28 Januari 2023 | 17:11 WIB
Rasmus Paludan (YOKALBAR)
Rasmus Paludan (YOKALBAR)

YOKALBAR-- Rasmus Paludan, nama politikus asal Denmark yang kembali bikin panas umat muslim. Bagaimana tidak, aksi kontroversialnya yakni membakar Al-Qur’an saat demo anti Turki di Stockholm Swedia 21 Januari lalu.


Rasmus adalah seorang politisi berkewarganegaraan Swedia-Denmark, Pria satu ini memang tidak jauh dari aksi nyeleneh sekaligus pendiri gerakan sayap kanan Denmark Partai Stram Kurs atau Garis Keras yang isu utamanya adalah menyuarakan anti imigran dan anti Islam.


Bertopengkan kebebasan berbicara dan berpendapat, Paludan bahkan acapkali melakukan penghinaan rasial dan bahkan dirinya pernah dihukum akibat ini.


Pada aksi pembakaran terbaru ini, Paludan mengkampanyekan agar Swedia dapat bergabung dengan NATO. Pakta Pertahanan yang terdiri dari sebagian negara Eropa dan Amerika yang dianggapnya tepat dalam menghadapi hegemoni Rusia.


Dirangkum dari berbagai sumber, ada sejumlah aksi kontroversi Paludan yang sudah tercatat bahkan mendapatkan hukuman diantaranya yakni,


1. Paludan pernah dihukum penjara 14 hari bersyarat, hukuman ini dijatuhkan kepadanya akibat melakukan pernyataan rasis, meski sudah mengajukan banding, namun bandingnya ditolak. Hal ini terjadi pada 2019 silam.


2. Masih pada tahun 2019, Paludan seenak udelnya membungkus Al-Quran dengan daging babi.


3.Berprofesi sebagai politikus sekaligus pengacara, justru membuat Paludan semena-mena, pada 2020 misalnya Paludan bahkan harus menjalani hukuman percobaan selama tiga bulan yang dia dapatkan dari 14 dakwaan. Dirinya bahkan dihukum tidak dapat menjalankan aktifitas sebagai pengacara kriminal kurang lebih tiga tahun dan SIM mengemudinya dicabut selama satu tahun.


4. Pada 2020 Paludan juga kedapatan membakar Al-Quran di Malmo Swedia, hingga oleh otoritas Swedia Paludan dilarang masuk kurang lebih selama dua tahun.


5. Selepas pekan kemarin membakar kitab suci umat muslim didepan kedutaan Turki, kali ini dia membakar lagi didepan Masjid Noerrebbro Denmark.


Dan tentu saja masih banyak aksi-aksi jelek lainnya dari Paludan. Sungguh suatu perbuatan yang tidak patut untuk ditiru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X