YOKALBAR -- Kecelakaan kerja berujung maut terjadi di Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas pada Minggu (05/10/2023) pagi.
Pria berinisial KYP (30) meninggal dunia akibat kesetrum listrik saat ingin memasang baliho pemenangan salah satu Calon Anggota DPR RI dari Partai PAN.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Tebas, AKP Jumari Setiawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu berawal pada Minggu (05/10/2023) pagi saksi berinisial S dan B sedang bekerja merangkai bingkai baliho yang terbuat dari bahan besi baja ringan.
Sambil kedua saksi bekerja, tiba korban R selaku ketua posko pemenangan salah satu Calon legislatif RI dapil Kalbar 1 dari partai PAN dengan maksud melihat dan membimbing dalam pemasangan baliho.
Baca Juga: Reses, Niken Catat Aspirasi Nelayan Sungai Soga Bengkayang
Setelah itu, ia kembali menjelaskan saat para saksi bekerja, tiba korban KYP dengan maksud untuk membantu memasang baliho tersebut.
"Pada saat saksi S hendak turun ke lantai 2 ruko mengambil paku baja ringan, korban KYP naik ke lantai atas ruko membawa baliho. Setelah itu korban KYP dan R tiba-tiba mengalami kejang-kejang saat berdiri sambil memegang bingkai baja ringan baliho dan terpental terlentang menimpa bingkai baja ringan," ujarnya.
Mengetahui kejadian tersebut korban KYP dan R langsung dibawa ke Puskesmas Tebas guna penanganan medis. Namun, korban KYP dinyatakan meninggal dunia.
Sementara korban R masih dilakukan perawatan medis di puskesmas Tebas, lantaran mengalami luka lecet pada bagian telapak tangan kanan dan kiri serta kedua ujung jari kaki.
"Untuk penyelidikan sementara, korban meninggal dunia di duga akibat tersengat aliran listrik pada saat memasang baliho pemenangan calon anggota DPR RI dapil Kalbar di lantai tiga," ungkapnya.
Dari hasil keterangan Visum, Kapolsek menambahkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan ditemukan adanya tanda lebam sekeliling leher terhadap tubuh korban KYP.
"Korban sudah dikebumikan setelah sholat ashar di pemakaman muslim Desa Tebas Kuala," (***)
Artikel Terkait
Melalui Reses, Niken Tia Tantina dan Masyarakat Kelurahan Melayu Tengah Bahas Mitigasi Banjir
Kasus Penganiayaan ART di Pontianak Berujung Damai, Tersangka Berjumlah 4 Orang
PSSI Surati PFA Tawarkan Palestina Bermain di Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026
Gara-gara Gunakan Knalpot Racing, Puluhan Pengendara Motor Matic - Sport di Singkawang Ditilang Polisi
Reses, Niken Catat Aspirasi Nelayan Sungai Soga Bengkayang