Balitbang Kalbar dan Untan Bikin Seminar, Bahas Strategi Pengembangan Fasilitas dan Kawasan Pedesaan

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Sabtu, 31 Agustus 2024 | 18:59 WIB
Caption: Balitbang Provinsi Kalimantan Barat bersama Universitas Tanjungpura selenggarakan Seminar Akhir Penelitian Swakelola Tipe 2 tentang Strategi Pengembangan Fasilitasi dan Kawasan. (istimewa)
Caption: Balitbang Provinsi Kalimantan Barat bersama Universitas Tanjungpura selenggarakan Seminar Akhir Penelitian Swakelola Tipe 2 tentang Strategi Pengembangan Fasilitasi dan Kawasan. (istimewa)

YOKALBAR - Balitbang Provinsi Kalimantan Barat bersama Universitas Tanjungpura selenggarakan Seminar Akhir Penelitian Swakelola Tipe 2 tentang Strategi Pengembangan Fasilitasi dan Kawasan Pedesaan Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal (Studi Kasus Daerah Perbatasan Di Kabupaten Sanggau) yang dilaksanakan pada hari Rabu (29/11/2023) bertempat di Hotel Harris Jalan Gajah Mada Pontianak.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Balitbang Provinsi Kalbar Domisius Sintan, S.Sos., MPA dan dihadiri oleh Pembahas (1) Drs. Alexander Rombonang, MPA (Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sosial dan SDM); (2) Dr. Subhan, M.Si (Kabid Pengendalian Sosbud Bappeda Provinsi Kalbar); (3) Dr. Eka Wulandari, S.STP, M.Ec.Dev (Staf Pelaksana Bappeda Provinsi Kalbar); (4) Dr. Suyanto, M.Si (Kabid Sosial dan Pemerintahan Balitbang Provinsi Kalbar); (5) Didih Abidin, S.IP, M.Si (Widyaiswara pada BPSDM Provinsi Kalbar).

Baca Juga: BRIN Sosialisasikan SDMI ke Kalbar, Wujudkan Ekosistem Penelitian dan Inovasi

Adapun yang Tim Narasumber Tim Peneliti Universitas Tanjungpura antara lain (1) Dr. Erdi, M.Si; (2) Achmad, SE, SAYA; (3) M.Iman Taufik, SAYA; (4) Ibnu Aswat, SE, M.Ak, Ak; (5) Arman Jaya, S.Pd.I, M.

Dalam segala hal, Sekretaris Balitbang mengatakan meskipun pembangunan daerah perbatasan antar negara merupakan urusan atau kewenangan Pemerintah Pusat, namun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tetap menaruh perhatian karena daerah perbatasan itu tentu saja kondisinya serba sangat terbatas . Untuk pengadaan jaringan listrik saja, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana dari negara tetangga Malaysia karena memang dirasa lebih efisien.

sama telah disampaikan sebelumnya bahwa Seminar Akhir Penelitian pada dasarnya adalah tahap akhir sebagai proses yang bersifat ilmiah yang menghadirkan bukti pelaksanaan penelitian berupa data dan fakta yang diperoleh. Selain itu, untuk mendapatkan tanggapan serta memasukkan peserta sehingga Seminar Akhir Penelitian perlu dilaksanakan dimaksudkan sekaligus untuk menguji Laporan Awal atau Laporan Pendahuluan yang disajikan Tim Peneliti. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X