Gubernur Ria Norsan Usulkan Percepatan Pembangunan dan Pengangkatan PPPK Kepada Komisi II DPR RI

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Rabu, 30 April 2025 | 10:20 WIB
Caption: Gubernur Kalbar, Ria Norsan. (istimewa)
Caption: Gubernur Kalbar, Ria Norsan. (istimewa)

YOKALBAR, JAKARTA - Usai menerima Penghargaan TOP BUMD Award 2025, Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. menghadiri undangan Rapat Komisi II DPR RI untuk melaksanakan Rapat Kerja Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan para Gubernur Seluruh Indonesia yang hadir secara fisik di Ruang Rapat Komisi II (KK.III) Gedung Nusantara DPR RI, Selasa (29/4/2025).

Kegiatan ini berdasarkan jadwal acara rapat DPR RI masa Persidangan III Tahun sidang 2024-2025 yang telah ditetapkan dalam keputusan rapat konsultasi pengganti Rapat Bamus DPR RI tanggal 18 Maret 2025, serta sesuai Keputusan Rapat Intern Komisi II DPR RI tanggal 17 April 2025.

Adapun pembahasan dalam rapat yakni membahas terkait penyelenggaraan pemerintah daerah, membahas terkait dana transfer pusat ke daerah, membahas terkait Badan Usaha Milik Daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan membahas terkait pengelolaan kepegawaian.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Bangga Bank Kalbar Raih Predikat Bintang 5 dalam TOP BUMD Awards 2025

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. memberikan paparan dihadapan Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan beberapa poin penting pada forum rapat.

Norsan menjelaskan bahwa Luas wilayah Kalimantan Barat sebesar 147.307 km2 atau 1,13 kali luas Pulau Jawa dan termasuk Provinsi terbesar ketiga setelah Provinsi Papua (319.036,05 km2) dan Kalimantan Tengah (153.564,50 km2), sedangkan keempat adalah Kalimantan Timur (129.873 km2 setelah dikurangi Provinsi Kalimantan Utara).

Kalimantan Barat memiliki 14 Kabupaten terdiri dari 2 Kota dengan Data kependudukan terbaru menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kalimantan Barat terus meningkat. Pada pertengahan tahun 2024, jumlah penduduk diperkirakan mencapai 5.598.190 jiwa. Jika pertumbuhan penduduk tetap stabil, maka diperkirakan pada tahun 2025 jumlah penduduk akan mencapai sekitar 5.7 juta jiwa. 

Baca Juga: Puluhan Siswa SD dari Plus Gembala Baik Pontianak Belajar Bertani di Kebun Ayp Bertani

Adapun prioritas Pembangunan di Kalimantan Barat yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan Mendukung transformasi sosial dan ekonomi di wilayah Kalimantan Barat melalui peningkatan layanan kesehatan, pendidikan keilmuan maupun karakter serta keterampilan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan kegiatan ekonomi di masa depan.

Selanjutnya Pembangunan Ekonomi dengan Meningkatkan interaksi antarwilayah, Pengembangan hilirisasi industri berbasis sektor ekonomi potensial yang bernilai tambah dan berkelanjutan, dan Pengembangan destinasi wisata potensial. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X