Diskusi Literasi Digital: Komunitas Cinta Singkawang Dorong Generasi Muda Cerdas Bermedia Sosial

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Kamis, 1 Mei 2025 | 14:47 WIB
Komunitas Cinta Singkawang menggelar diskusi bertajuk Literasi Digital: Melek Digital, Membangun Generasi Cerdas dan Kreatif di Era Media Sosial, di Rumangsa Kopi, Singkawang, pada Rabu 30 April 2025.
Komunitas Cinta Singkawang menggelar diskusi bertajuk Literasi Digital: Melek Digital, Membangun Generasi Cerdas dan Kreatif di Era Media Sosial, di Rumangsa Kopi, Singkawang, pada Rabu 30 April 2025.


SINGKAWANG – Komunitas Cinta Singkawang menggelar diskusi bertajuk Literasi Digital: Melek Digital, Membangun Generasi Cerdas dan Kreatif di Era Media Sosial, di Rumangsa Kopi, Singkawang, pada Rabu 30 April 2025.

Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda agar bijak dan cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital.

Diskusi menghadirkan dua pemantik utama, yakni Widad Ardina, jurnalis muda dan Tri Fakhri Ardi, content creator asal Kota Singkawang yang memiliki ribuan pengikut di media sosial.

Diskusi menghadirkan dua pemantik utama, yakni Widad Ardina, jurnalis muda dan Tri Fakhri Ardi, content creator asal Kota Singkawang
Diskusi menghadirkan dua pemantik utama, yakni Widad Ardina, jurnalis muda dan Tri Fakhri Ardi, content creator asal Kota Singkawang

Keduanya membagikan pengalaman serta tips bagaimana membangun personal branding, memproduksi konten positif, hingga melawan hoaks dan menjaga etika digital.

Baca Juga: Wali Kota Singkawang Tanggapi Ketimpangan NJOP, Ditargetkan Terbit Mei 2025

Acara ini juga diramaikan dengan penampilan spesial dari Novalalsa (Aji), serta menyediakan 30 minuman gratis untuk peserta pertama yang hadir.

Salah satu pemantik, content creator asal Singkawang, Tri Fakhri Ardi, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memahami bahwa literasi digital lebih dari sekadar bisa menggunakan teknologi.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak muda yang hadir bisa memahami apa itu literasi digital. Literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tapi juga memahami cara kerja dan dampaknya, baik positif maupun negatif,” ujar Tri.

Ia menambahkan, pemahaman akan dampak penggunaan media sosial menjadi kunci dalam membangun interaksi digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Baca Juga: DPD Partai Golkar Kota Singkawang Mantap Dukung Maman Abdurrahman Pimpin Kembali DPD Golkar Kalbar

Tak hanya itu, Tri juga mendorong peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Harapannya, mereka yang sudah mendapatkan edukasi dalam kegiatan ini bisa membagikan informasi tersebut kepada teman-teman terdekatnya. Bahkan lebih jauh lagi, mulai membangun personal branding mereka di ruang digital,” tambahnya.

Sementara itu, Jurnalis Muda, Widad Ardina menambahkan bahwa pentingnya bagi anak muda dan dari semua kalangan untuk bijak dalam bermedia sosial, memilih informasi, dan tidak mudah membagikan informasi untuk menghindari hoax.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X