Korban Bongkar Dugaan Penipuan Jasa Foto Wedding, Pelaku Terus Ulur Waktu Lewat Dari Perjanjian Awal

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Selasa, 3 Juni 2025 | 12:05 WIB
ilustasi AI
ilustasi AI

Dalam kerja sama tersebut, Sulis memilih paket dokumentasi lengkap, termasuk jasa foto, video, dan penggunaan drone.

Total kerugian yang dialami Sulis mencapai Rp4,1 juta, terdiri dari pembayaran paket jasa Rp3,5 juta, biaya tambahan untuk barcode digital Rp550 ribu, serta ongkos kirim sebesar Rp50 ribu.

Merasa tertipu, Sulis akhirnya mencari tahu lebih lanjut dan berhasil mendapatkan nomor istri pelaku. Setelah digertak, pelaku akhirnya mengakui bahwa belum ada pengiriman sama sekali dan barang dokumentasi belum diserahkan.

 

Sulis menyatakan bahwa awalnya ia diberi janji penyelesaian dalam waktu satu bulan. Namun berbeda dengan pengakuan istri pelaku yang belakangan menyebut “biasanya dua bulan” pengerjaan—pernyataan yang dianggap menyimpang dari kesepakatan awal.

 

Hingga akhirnya, tepat pada 2 Juni 2025 Malam, pelaku menunjukkan bahwa barang telah dikirim pada malam tersebut.

Dalam bukti chat, pelaku memaksa Sulis untuk segera menghapus postingan di media sosial yang membeberkan dugaan penipuan tersebut.

Sulis pun berharap dengan kasus seperti ini dapat membuat pelaku jera dan lebih amanah kepada kliennya sesuai perjanjian.

Tak hanya itu, kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat memilih jasa dokumentasi pernikahan, terutama dalam hal perjanjian kerja dan reputasi penyedia jasa.

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Rekomendasi

Terkini

X