YOKALBAR - Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi melantik sebanyak 2.462 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pelantikan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (22/12).
Ribuan PPPK Paruh Waktu yang menerima SK terdiri atas 2.072 tenaga teknis, 125 tenaga kesehatan, dan 265 tenaga pendidik.
Pengangkatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Ketapang dalam memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Bupati Alexander Wilyo menegaskan seluruh formasi PPPK Paruh Waktu memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pemerintahan, pelayanan dasar, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“PPPK bukan hanya pelaksana tugas administratif, tetapi juga agen pembangunan daerah yang diharapkan mampu mewujudkan arah pembangunan Kabupaten Ketapang,” ujar Alex.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta menyelaraskan kinerja dengan visi pembangunan Kabupaten Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri. Selain itu, PPPK diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja dengan menghadirkan pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Baik tenaga teknis, tenaga kesehatan, maupun tenaga pendidik, semuanya memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui semangat pengabdian dan kebersamaan, Alex berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat berkontribusi nyata sebagai bagian dari keluarga besar Kabupaten Ketapang dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan berkeadilan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Badan, serta para Camat se-Kabupaten Ketapang.
Artikel Terkait
Ria Norsan Ingatkan Bahaya Rivalitas Geopolitik
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam sambutannya menegaskan bahwa pantun memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa.
Wakil Gubernur Kalbar Hadiri pelantikan pengurus Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar
Jelang Nataru Gubernur Ria Norsan Operasi Pasar di Sintang
Ria Norsan Dukung DOB Provinsi Kapuas Raya