YOKALBAR, Sambas - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) yang dilaksanakan di Aula Kampus UNISSAS, Sambas, 15 Januari 2026.
Kegiatan pembekalan KKN ini mengusung tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Masyarakat Menuju Kemandirian Desa” dan diikuti oleh 241 mahasiswa peserta KKN yang akan ditempatkan di 20 desa yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Sambas, serta dihadiri oleh para kepala desa.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti, menyampaikan materi terkait pengawasan pemilu, khususnya mengenai laranganlarangan dalam tahapan kampanye.
Materi ini disampaikan sebagai upaya peningkatan pemahaman kepemiluan bagi mahasiswa KKN dan aparatur desa agar pelaksanaan pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Yesi Mayasanti menegaskan bahwa pada tahapan kampanye terdapat sejumlah larangan yang wajib dipatuhi oleh penyelenggara pemilu, peserta pemilu, tim kampanye, serta masyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya netralitas kepala desa, perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar tidak terlibat dalam kegiatan kampanye dalam bentuk apa pun.
“Mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi agen informasi di tengah masyarakat dengan membantu mensosialisasikan pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Yesi Mayasanti.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sambas berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam rangka mendukung pengawasan partisipatif dan mewujudkan pemilu yang demokratis di Kabupaten Sambas.
Artikel Terkait
TCM Tandatangani MoU, Choipan hingga Batik Singkawang akan Nampil di Hotel Borobudur Jakarta
Kejati Kalbar lanjutkan Penggeledahan di KSOP Ketapang
Pangdam XII/Tpr Resmi Tutup Pendidikan Dikmaba Infanteri Gel II TA 2025 dan Diktukba TNI AD Gel I TA 2026
Jengah Atas Unggahan Provokatif & Hoax di Medsos, Ratusan Warga Singkawang Mengadu ke Polisi
Kebakaran Beruntun di Singkawang, Damkar Ingatkan Pentingnya APAR Bersertifikat SNI untuk Pencegahan