YOKALBAR - Bupati Sambas H. Satono, S.Sos, I. M.H melakukan silaturahmi bersama Imam Masjid, Amilin, Guru Ngaji Kampung dan Pengurus Jenazah Kecamatan Tebas, Semparuk dan Sebawi, di Gedung Serbaguna Kecamatan Tebas, Jumat 24 Maret 2023.
Mengawali silaturahmi, Camat Tebas Dedy Zulkarnaen melaporkan bahwa Kecamatan Tebas Khususnya sebanyak 23 Desa yang ada di Tebas, terdapat 22 desa yang hadir pada acara ini.
“Kecamatan tebas terdiri dari 23 Desa, akan tetapi hari ini hanya dihadiri oleh 22 desa kecuali desa Maribas dan dari keseluruhan terdapat 88 berasal dari Kecamatan Tebas, 20 berasal dari Semparuk dan Kecamatan Sebawi sebanyak 20” Jelas Camat Tebas.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Warga Singkawang di Suwignyo Pontianak Akhirnya Diringkus Polisi
Baca Juga: KRONOLOGI Calon Jemaah Umrah Asal Sambas Terlantar Hingga Diduga Kuat Jadi Korban Penipuan
Dedy juga mengapresiasi bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas selalu berkomitmen untuk memperhatikan Imam Masjid, Amilin, Guru Ngaji Kampung dan Pengurus Jenazah dan berharap menjadi semangat untuk berkiprah ditengah masyarakat
“Kita bersyukur Bahwa Pemda berkomitmen setiap tahun memberikan apresiasi kepada Imam Masjid, Amilin, Guru Ngaji Kampung dan Pengurus Jenazah dimana tahun ini terdapat kenaikan serta diberikan di awal Ramadhan, semoga dapat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat mengabdikan diri untuk masyarakat” Tutupnya
Sementara itu, Bupati Sambas Satono mengucapkan terimakasih kepada seluruh Guru ngaji, yang telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk karakter anak bangsa di Kabupaten Sambas.
Guru ngaji maupun Pengurus jenazah memiliki andil yang sangat besar dan berpengaruh di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Mereka yang Menerima Timnas Israel Layak Diduga Jadi Pengkhianat Konstitusi
Calon Jemaah Umroh Sambas Terdampar Di Bekasi Akan Tempuh Jalur Hukum jika Biaya Mereka Tidak Dikembalikan
KRONOLOGI Calon Jemaah Umrah Asal Sambas Terlantar Hingga Diduga Kuat Jadi Korban Penipuan
Pelaku Pembunuhan Warga Singkawang di Suwignyo Pontianak Akhirnya Diringkus Polisi