"Kok sekarang tiba-tiba disebut Ibu menyerobot, dulu itu lahan pak Yohanes yang kemudian saya beli dan kemudian dijual, disana ada sebagian yang ada tanaman ada yang beli ada pohon duriannya ada juga bagian lahan yang bukan lahan kebun," ceritanya.
Dirinya mengimbau agar warga tidak mudah menelan isu mentah-mentah terkait isu penyerobotan ini. (*)
Artikel Terkait
Paralayang Lagi Viral di Singkawang, Ini Arti dan Sejarah Singkatnya
Banjir Air Kuning dan Bebatuan Diduga Akibat Pembangunan, Warga Gunung Sari Datangi Polres Singkawang
Tata Terminal Pasiran Singkawang, Petugas Tertibkan Gerobak Pedagang
Berhasil Raih Penghargaan IKPA Terbaik Ke 2 se-Kanwil DJPB Kalbar, Kalapas Singkawang Ucap Terimakasih
RSUHB Singkawang Raih Penghargaan Paritrana Award, Perawat - Petugas Kebersihan Terdaftar BPJAMSOSTEK