PONTIANAK - Dosen Ilmu-ilmu sosial program studi Pendidikan Sejarah dan Geografi laksanakan Pelatihan Konservasi Koleksi Museum Provinsi Kalimantan Barat Sabtu, 12 Agustus 2023.
Pengenalan dan pelatihan Konservasi Koleksi Museum Provinsi Kalimantan Barat itu merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Pengenalan dan Pelatihan Konservasi Museum Kalbar diikuti 10 guru geografi dan sejarah SMAN 1 Pontianak, SMAN 3 Pontianak, SMAN 8 Pontianak, MAN 1 Pontianak, dan SMAS Mujahidin.
Beserta 20 orang siswa dari sekolah masing-masing.
Mengusung tema Pengenalan dan Pelatihan Konservasi Koleksi Museum Provinsi Kalimantan Barat Bagi Guru Rumpun Ilmu Sosial dan Peserta Didik di Kota Pontianak.
Hadir Kepala Museum Kalimantan Barat, Slamet Riadi. Dosen Pendidikan Ilmu Sosial, Aminuyati. Kepala Prodi Pendidikan Sejarah, Andang Firmansyah. Prodi Pendidikan Geografi, Putri Tifa Anasi. Prodi Pendidikan IPS beserta tim dosen.
Kaprodi Pendidikan Sejarah, Andang Firmansyah mengatakan bahwa, pengenalan museum untuk guru dan peserta didik. Dan PKM ini selalu dilaksanakan setiap tahunnya yang didanai oleh FKIP UNTAN.
Seluruh peserta diajak untuk mengenal replika peninggalan sejarah yang berada di halaman utama dan ruang utama pameran Museum Kalimantan Barat.
Kemudian Pelatihan Konservasi Koleksi Museum di Laboratorium Koleksi Museum Kalimantan Barat.
Museum Kalimantan Barat memiliki
6050 koleksi museum.
Namun yg terpajang diruang koleksi utama sebanyak 10 jenis koleksi yang dikelompokkan berdasarkan masa kehidupan dan suku yang ada di Kalimantan Barat seperti Dayak, Melayu, dan Madura.
Aqilatul, Siswa SMA Mujahidin mengatakan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya.
"Ini pengalaman pertama saya, baru kali ini saya mendengarkan penjelasan tentang peninggalan museum," katanya.
Artikel Terkait
Tokoh Asal Kalbar Pernah Jabat Posisi Wakil Presiden Republik Indonesia, Beliau Alumnus Untan Loh
Gubernur Kalbar dan Civitas Fisipol Untan Deklarasi Pemilu Damai
Contoh Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan
Benarkah Formasi Guru P3K 2023 Di Sambas Tidak Ada Lagi, Ini Penjelasan Satono