YOKALBAR - Penjabat (Pj) Wali Kota Singkawang, Sumastro berang saat menemui peserta aksi damai penolak desain pagar Kantor Wali Kota.
Sumastro tampak berdiri dan menggebrak meja hingga menunjuk-nunjuk para peserta aksi saat pertemuan musyarawah di Kantor Wali Kota Singkawang, Senin 11 Desember 2023 malam.
Suasana pertemuan malam itu pun memanas, bahkan para peserta aksi dari H-MAS alias Himpunan Masyarakat Singkawang, melakukan Walk-out sebelum pertemuan itu membuahkan solusi.
Baca Juga: Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak Gelar Gawai Sejarah
Meski begitu, Pj. Wali Kota Singkawang, Sumastro menerima aspirasi dari peserta aksi. Ia menyebutkan akan menghilangkan sesuatu dari desain tersebut.
Walau, dirinya tidak menyebutkan secara detail desain mana yang akan dihilangkan dari bentuk pagar tersebut.
"Saya tidak perlu menegaskan apa yang dihilangkan, tetapi itu tidak akan menghilangkan makna sesungguhnya Singkawang sebagai Kota Tertoleran," ucap Sumastro.
Baca Juga: 4 Tuntutan H-MAS Saat Gelar Aksi Tolak Simbol Etnis di Kantor Wali Kota Singkawang
Sementara itu, dikonfirmasi YoKalbar, Koordinator Aksi dari H-MAS, Muhammad Tahya tegas menolak simbol salah satu etnis yang akan dipasang di pagar depan Kantor Wali Kota Singkawang.
"Bukan hanya naga, tapi menolak seluruh simbol yang dipasang di Pemkot," tegas Tahyat kepada YoKalbar. (*)