YOKALBAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Kalimantan Barat, Muhammad Tito Andiranto memeriksa handphone milik sejumlah pegawai dari Lapas, Rutan, Imigrasi dan Rupbasan di wilayah Singkawang, Bengkayang, Sambas dan Mempawah.
Pemeriksaan Handphone para pegawai ini dilakukan secara mendadak saat Apel gabungan Antisipasi Judol (Judi Online) yang digelar di Lapas Kelas IIB Singkawang pada Senin (8/7) pagi.
Saat Apel, Muhammad Tito Andrianto tiba-tiba memanggil 10 pegawai secara acak untuk maju ke depan dan memerintahkan untuk mengeluarkan handphone mereka.
Baca Juga: Bawaslu Kalbar Awards 2024 : Kabupaten Sambas Bawa Pulang 4 Penghargaan Terbaik
Beberapa Pejabat dari Kemenkum HAM Kalbar langsung bergerak memeriksa handphone para pegawai tersebut, mulai dari memeriksa aplikasi yang terinstall hingga histori pencarian google.
Hasilnya, tidak ada satupun yang terindikasi pernah memainkan permainan judi online tersebut.
Meski begitu, Muhammad Tito Andrianto berpesan kepada para pegawai di bawah Kemenkum HAM Kalbar agar menjauhi perjudian, termasuk judi online.
Baca Juga: Prediksi Bupati 2024: Siapa yang Akan Memimpin Kabupaten Sambas?
"Saya tegaskan kepada seluruh jajaran Petugas di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalbar untuk tidak terlibat dalam judi online dalam bentuk apapun, baik sebagai pemain, bandar, maupun penyedia layanan. Sungguh kami akan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku bilamana diantara jajaran Petugas Pemasyarakatan didapati melakukan tindak kejahatan dimaksud," tegas Muhammad Tito Andrianto. (*)