YOKALBAR - PLN Indonesia Power UBP Singkawang bersama Kantor Staff Kepresidenan Republik Indonesia dan DIVOKI PLN Pusat melakukan kunjungan ke Desa Parit Banjar, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti diskusi Pilot Project Pemanfaatan FABA untuk Pembenah Lahan Gambut, sebagai bagian dari kegiatan Revitalisasi Mata Pencaharian Masyarakat (R3). pada Kamis, (7/24).
Pada kunjungan lapangan kali ini adalah untuk melakukan site visit ke lokasi gambut, khususnya di Kelompok Tani Lembah Hijau 1. Agenda kunjungan meliputi peninjauan lokasi revitalisasi ekonomi masyarakat, peninjauan lokasi sekat kanal, dan peninjauan uji coba yang sedang dilaksanakan di Desa Parit Banjar.
Kepala Desa Parit Banjar, Marlito, menyambut kunjungan ini dengan penuh hangat dan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. "Kunjungan ini sangat berarti bagi kami dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan di Desa Parit Banjar," ucapnya.
Baca Juga: Sosok Perempuan Independen, Veronica Tan Mantan Istri Ahok Saat Berada Di Podcast Melaney Ricardo
Marhaji, Ketua Kelompok Tani Lembah Hijau 1, juga turut menyampaikan harapannya terkait kunjungan tersebut. "Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama dalam mengolah sampel gambut ini menjadi pupuk, sebagai langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," ungkapnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif dalam implementasi program revitalisasi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan gambut, serta sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga dan memulihkan ekosistem gambut yang berharga bagi Indonesia.
Satu hari sebelumnya DIVOKI PLN Pusat dan Divisi Lingkungan PLN Indonesia Power Head Office terlebih dahulu mengunjungi PLN Indonesia Power UBP Singkawang dalam agenda pengecekan kondisi FABA PLTU Bengkayang.