Target besar lainnya adalah pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2050. Pemerintah memperkirakan butuh dana hingga Rp4.000 triliun hingga 2030. Target ini tak akan tercapai jika pola pembangunan lama terus dipertahankan.
“Business as usual sudah tidak relevan. Pembangunan harus sejalan dengan ekonomi hijau,” ujar perwakilan Bappenas.
Wakil Mendagri Bima Arya juga menegaskan bahwa krisis iklim adalah kenyataan yang harus dihadapi bersama. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan hijau dari para kepala daerah.
“Target Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa ekonomi hijau. Ini bukan aksesori, tapi syarat utama,” tegasnya.
Menurut Bima, reformasi fiskal, kolaborasi swasta, ruang hijau, dan perubahan perilaku publik adalah empat pilar utama membangun ekosistem hijau di daerah.
“Tugas kita bukan sekadar CFD atau matikan lampu satu jam. Tapi menciptakan kebijakan yang konkret dari hulu sampai hilir,” tutup Bima Arya.