Yokalbar Pontianak – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Arief Rinaldi, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah robohnya bangunan pondok pesantren di Sidoarjo, Jawa Timur yang menelan puluhan korban jiwa. Diantaranya diketahui berasal dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Doa terbaik kami panjatkan untuk seluruh korban, khususnya kepada adik kami, Muhammad Ubay Dillah santri asal Pal Sembilan, Kubu Raya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Arief di Pontianak, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Lewat Sambungan Video Call, Prabowo Dukung Timnas: Do Your Best and Give Us Good News!
Baca Juga: Kepala BGN Respons Tentang MBG Diduga Jadi Penyebab Harga Ayam dan Telur Naik
Arief mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk ikut mendoakan para korban dan keluarganya. “Mereka sedang menuntut ilmu agama, dan Allah panggil dalam keadaan mulia. Mari kita kirimkan doa agar semua husnul khatimah,” tambahnya.
Politisi muda asal Kalbar ini juga mengaku teringat masa-masa dirinya menimba ilmu di Pulau Jawa.
“Sebagai orang yang dulu juga pernah belajar di Jawa, saya bisa merasakan suasana duka ini. Pesantren adalah rumah kedua bagi para santri,” kenangnya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Arief juga menyoroti pentingnya aspek keamanan dalam pembangunan fasilitas pendidikan, terutama pondok pesantren.
“Saya mengingatkan kepada para pelaku konstruksi dan pihak terkait agar selalu mengutamakan faktor keamanan dan kekokohan bangunan. Ini pelajaran bagi kita semua, semangat berbuat baik juga harus diimbangi dengan perhitungan teknis yang matang,” tegasnya.
Arief berharap kedepan ini menjadi pengingat bersama agar setiap proses pembangunan di Indonesia, baik oleh pemerintah maupun swasta, benar-benar memperhatikan standar keselamatan.
“Kita semua ingin lingkungan pendidikan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita menimba ilmu,” pungkasnya.