kalbar

Keceriaan Pramuka Warnai PSGP 2025 di Kota Pusaka Singkawang

Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:19 WIB
caption: peserta Pesta Siaga dan Giat Penggalang (PSGP) 2025 di Singkawang. (istimewa)

YOKALBAR, SINGKAWANG – Di bawah langit pagi Kota Singkawang yang cerah, ratusan anak berseragam cokelat tampak berbaris rapi di depan Mess Daerah. Wajah-wajah penuh semangat itu adalah para peserta Pesta Siaga dan Giat Penggalang (PSGP) 2025, sebuah kegiatan tahunan pramuka yang tahun ini terasa lebih istimewa.

Diselenggarakan oleh Saka Widya Budaya Bakti (SWBB) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Oktober 2025, di kawasan Area Kota Pusaka Singkawang. Suasana semakin meriah karena PSGP juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Singkawang ke-24 dan Sumpah Pemuda 2025.

Dengan tema “Semangat Generasi Muda yang Berkarakter dan Berbudaya untuk Singkawang Hebat, Singkawang Juara,” PSGP 2025 diikuti oleh 1.284 peserta, terdiri atas pramuka siaga, penggalang, dan para pembina pendamping.
Dari Tugu Toleransi hingga Taman Burung, anak-anak pramuka tampak berlarian riang menyelesaikan berbagai permainan dan tantangan. Ada yang berlomba tali-temali, ada pula yang berkreasi membuat yel-yel penuh semangat.

Baca Juga: Ironi Kasus Mahasiswi Penerima KIP di UNS yang Viral Gegara Dugem dengan Busana Minim: Bantuan Dicabut, Konseling 6 Bulan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, H. Asmadi, S.Pd., M.Si., saat membuka kegiatan, menyampaikan harapannya agar pramuka terus menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Dengan semangat Dasa Darma dan kebiasaan baik, kita siapkan generasi emas 2045. Pramuka adalah fondasi karakter bangsa,” ujarnya disambut tepuk pramuka yang bergema.

Ketua Panitia PSGP 2025, Tri Wahyudi Arhap, S.E., menambahkan bahwa seluruh kegiatan dikemas dalam bentuk permainan edukatif.
“Kami ingin anak-anak belajar nilai-nilai budaya, sejarah, kerja sama, dan percaya diri melalui aktivitas yang menyenangkan,” katanya.

Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Ikut Perang Ketupat di Tayan, Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Suasana kebersamaan terasa hangat ketika peserta menutup hari dengan upacara api unggun sederhana di area 0 Km Kota Singkawang. Beberapa peserta bahkan terlihat saling bertukar cendera mata antar sekolah, sebuah tradisi kecil yang menandakan persaudaraan antarpramuka.

Di akhir kegiatan, SMP Negeri 19 Singkawang keluar sebagai Juara Umum Giat Penggalang Putra, SMP St. Aloysius Gonzaga meraih Juara Umum Giat Penggalang Putri, dan SD Torsina 2 Singkawang menyabet Juara Umum Pesta Siaga Putra dan Putri.

Lebih dari sekadar lomba, PSGP 2025 menjadi wadah untuk menumbuhkan nilai-nilai persahabatan, semangat belajar, dan rasa cinta terhadap Kota Singkawang. Di wajah para pramuka kecil itu, tergambar masa depan yang cerah — generasi muda yang benar-benar berkarakter, berbudaya, dan siap menjadikan Singkawang Hebat, Singkawang Juara. (*)

Tags

Terkini