kalbar

Mendag Dorong Ekspor Sarang Walet dan Perluas Pasar Domestik

Jumat, 12 Desember 2025 | 00:30 WIB
Ekspor - Mendag Dorong Ekspor Sarang Walet dan Perluas Pasar Domestik (yokalbar )

Meski permintaan terbesar datang dari Cina, Budi menilai pasar dalam negeri sebenarnya belum tergarap maksimal.

“Di Indonesia sebetulnya belum terbiasa minum sarang walet. Padahal ini pasar yang cukup besar,” katanya.

Kemendag berencana menjalankan kampanye konsumsi sarang walet di dalam negeri agar ekosistem industri walet dari peternak hingga UMKM dapat tumbuh berkelanjutan.

Kemendag juga menggandeng retail modern untuk membuka akses penjualan dalam negeri.

“Kita punya pola kebutuhan dengan retail modern. Kita sering mengadakan business matching untuk mempertemukan UMKM dengan retail,” jelasnya.

Saat ini, sudah ada 284 UMKM yang produknya masuk ke jaringan retail.

Namun, Budi menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi syarat utama.

“Produk UMKM harus punya daya saing. Harus bagus. Kalau nggak bagus ya nggak ada yang beli. Untuk makanan harus bersih dan terjamin kesehatannya,” katanya.

Halaman:

Terkini