YOKALBAR - Sebanyak 1000 ekor babi dari Bali bakal tiba di Kota Singkawang dalam waktu dekat ini.
1000 ekor babi ini merupakan pesanan dari pengusaha di Singkawang, untuk dijual kembali agar mampu memenuhi permintaan babi yang tinggi.
Hal ini juga dibenarkan Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang, Dwi Yanti kepada YoKalbar.
Baca Juga: Elsa Amanda Kebanjiran Job Nyanyi, Simak Komentar Nitizen
Kedatangan 1000 ekor babi di Kota Singkawang ini diharapkan mampu mengendalikan tingginya inflasi di Kota Singkawang.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingginya harga daging babi di Singkawang berdampak pada tingginya inflasi di Kota Pariwisata itu.
Tingginya harga babi di Kota Singkawang sendiri, disebabkan kurangnya jumlah babi itu sendiri.
Baca Juga: Kondisi 11 PMI Asal Singkawang yang Alami Kekerasan di Myanmar
Pasalnya, penyakit menular ternak yang menggempur peternakan babi di Singkawang, membuat jumlah ternak babi menurun drastis.
Alhasil, harga daging babi di Kota Singkawang melonjak, karena ketersediaan daging babi yang terus menurun.
Dwi Yanti menyebutkan, Pemerintah Kota Singkawang mendukung pengusaha untuk mendatangkan ternak babi dari luar daerah.
Beberapa dukungan yang dilakukan, yakni pemberian izin dan rekomendasi pemasukan babi potong dengan melengkapi persyaratan tertentu.
Kemudian, monitoring ketersediaan stok babi di kota singkawang.