Di Pontianak, setiap lahan kosong harus ditanami pohon. Edi menjelaskan bahwa penghijauan bukan hanya sebatas penanaman pohon secara seremonial, tetapi juga tentang bagaimana menjaga agar tanaman tetap tumbuh dan aman.
Sebelum melakukan penanaman, ia juga meminta agar para penanam memahami jenis tanaman yang akan ditanam.
"Perlu memahami seperti apa daunnya, akarnya, rantingnya, dan tempat yang cocok. Tanaman juga harus aman, mengingat Pontianak sering terkena angin," jelasnya.
Kepala DLH Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, menjelaskan bahwa dalam peringatan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kota Pontianak, diluncurkan juga gerakan "Ayo Berkelas" atau "Bersama Kelola Sampah".
Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan hidup bagi OPD dan masyarakat. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan inovasi dan motivasi kepada peserta yang hadir serta dapat menginformasikan kepada pihak terdekat masing-masing.
"Acara ini diikuti oleh seluruh OPD, masyarakat Sungai Jawi, pihak BUMN, Polsek, Danramil, dan komunitas lingkungan hidup di Kota Pontianak," tutupnya.